Asuransi Hidup dari FWD Life

Resiko Kehidupan

Apakah Anda menyadari bahwa :

  • Kita tidak mungkin menjadi KEBAL terhadap kondisi 4M : Masuk RS, Mengalami Sakit Kritis, Menjadi Cacat dan Meninggal Dunia.
  • Kita tidak mungkin tahu KAPAN terjadinya resiko 4M diatas.

Apakah Anda setuju, bahwa :

  • Apabila terkena salah satu dari 4 M (Masuk RS, Mengalami Sakit Kritis, Menjadi Cacat dan Meninggal Dunia) pasti BUTUH UANG.

Masalah Finansial karena 4M adalah :

Masuk RS

  • Biaya perawatan RS
  • Biaya pemulihan
  • Biaya penunggu

Mengalami Sakit Kritis

  • Biaya perawatan
  • Biaya pengganti penghasilan
  • Biaya pemulihan

Menjadi Cacat

  • Biaya pengganti penghasilan
  • Biaya alat bantu kehidupan

Meninggal Dunia

  • Biaya pengganti penghasilan
  • Biaya pemakaman

Tetapi tahukah Anda, sebetulnya ada 4 SOLUSI untuk mengatasi keuangan 4M diatas, yaitu dengan :

  1. Menjual Aset
  2. Meminjam
  3. Meminta sumbangan
  4. Asuransi

Kita tinggal memilih mana yang termurah dan termudah.

  1. Menjual Aset, ketika kita bermaksud menjual aset, pasti dibutuhkan waktu dan proses yang seringkali memakan waktu dan bisa lama. Seandainya kita jual cepat tentunya dengan harga yang jauh dibawah pasaran.
  2. Meminjam, bisa melalui Kartu Kredit, KTA atau dari teman dan keluarga. Tetapi bayangkan setelah kita keluar RS kita harus mengembalikan pinjaman itu dalam jumlah yang mungkin nggak kecil. Belum lagi seandainya sakit yang kita derita cukup berat dan membuat kita tidak dapat mencari uang seperti sediakala.
  3. Meminta Sumbangan, apabila kita memang orang terkenal mungkin saja bisa kita lakukan ini, tetapi tahu tidak banyak orang terkenal menggunakan cara ini pun masih belum mencukupi untuk menutup biaya RS ini.
  4. Asuransi, hanya dengan menyisihkan 10% sd 20% dari penghasilan kita, keempat perlindungan di atas bisa kita miliki, hebatnya dana yang kita sisihkan itu tidak hilang semua, bahkan mungkin bisa berkembang. Ditambah proses klaim saat ini yang sangat mudah, masuk RS hanya dengan menunjukkan kartu saja.

Sekarang pertanyannya adalah :

  • Dari empat solusi di atas, mana yang termurah dan termudah?
  • Jika pilihannya jual aset, meminjam atau minta sumbangan, seberapa besar dana yang pasti bisa anda dapatkan?
  • Jika ingin pakai uang asuransi, seberapa besar anda ingin dibantu dan seberapa besar premi yang dapat anda sisihkan?

Solusi dari FWD Life :

FWD SPrInt Family Health & Protection

Sebuah solusi yang lengkap yang terdiri dari :

  • FWD SPrint Link Plus
  • FWD Crtical Illness non Accelerated
  • FWD ADDB
  • FWD Hospital & Surgical
  • FWD Hospital Cash
  • FWD Waiver of Premium Plus

Contoh :

Bapak Bijak, Usia 30 tahun, menginginkan produk ini dengan budget Rp. 2.000.000 per bulan, maka yang di dapat adalah :

  1. FWD SPrint Link Plus dengan Uang Pertanggungan Rp. 1.000.000.000,- dengan perlindungan sampai dengan usia 100 tahun.
  2. FWD Crtical Illness dengan Uang Pertanggungan Rp. 250.000.000,- dengan perlindungan sampai dengan usia 80 tahun.
  3. FWD ADDB (Asuransi Kecelakaan) dengan Uang Pertanggungan Rp. 1.000.000.000,- dengan perlindungan samai dengan usia 80 tahun.
  4. FWD Hospital & Surgical (Rawat Inap Rumah Sakit dengan sistem Cashless/Kartu) dengan fasilitas kamar Rp. 1.000.000/hari (Kelas D) dengan perlindungan maksimal sebesar Rp. 510.000.000/tahun dan sampai usia 75 tahun, dengan rincian :

5. FWD Hospital Cash, penggantian Rawat Inap sebesar Rp. 500.000 per hari, selama dirawat dengan sistem Reimburse dan perlindungan sampai usia 75 tahun.

6. FWD Waiver Premium, Perlindungan atas kejadian terkena Penyakit Kritis atau Cacat Total Tetap, dimana kewajiban premi setop tetapi FWDakan membayarkan premi sebesar Rp. 2.000.000 per bulan sampai dengan usia Tertanggung 65 tahun.

 

Untuk permohonan ilustrasi silahkan isi form dibawah ini atau WA : 08161963144

Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director) | Profil detail klik di SINI

HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

 

 

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , , | Leave a comment

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi sering menjadi pertanyaan. Uang adalah hal yang penting dalam kehidupan masa kini. Sehingga hampir semua orang melakukan segala hal untuk bisa menghasilkan uang. Masalahnya ada beberapa kejadian yang bisa berdampak kepada terganggunya keuangan kita. Misalnya, Menjadi Cacat, Mengalami Sakit Kritis, Masuk Rumah Sakit dan Meninggal dunia. Kejadian- kejadian ini bisa datang begitu saja tanpa bisa diduga.

Satu hal yang harus diingat, Asuransi tidak bermaksud mencegah semua itu terjadi, asuransi hanya mengurangi dampak keuangan yang timbul karena hal-hal tersebut.

Tapi meski semua itu tampaknya mudah dipahami, masih banyak orang yang menolak asuransi dengan bermacam alasan, dan mengira bahwa asuransi bisa diganti dengan hal lain.

Dibawah ini sering kali dikira bisa menggantikan asuransi.

Ada orang yang berkata, “Saya mau nabung atau investasi sendiri saja.”

Menabung/Investasi adalah konteks yang berbeda dengan asuransi. Menabung dan berinvestasi adalah sebuah tujuan untuk mengumpulkan uang dengan tujuan tertentu dan jangka waktu tertentu. Sementara Asuransi bertujuan mempersiapkan uang sekarang juga kalau mengalami beberap kondisi seperti sakit, Meninggal dunia, Sakit Kritis ataupun cacat.

Menabung/berinvestasi kalau digunakan untuk melindungi dari resiko seperti sakit, dananya akan habis. Sementara dengan asuransi, setiap tahun dana yang tersedia akan selalu diperbarui.

Risiko seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal, bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Bisa berpuluh tahun ke depan, atau tahun depan, atau bulan depan, esok lusa, bahkan hari ini juga. Sementara tabungan dan investasi itu butuh waktu untuk bisa menjadi banyak. Menabung 1 juta per bulan, untuk menjadi 1 miliar butuh waktu seribu bulan atau 80 tahun. Pertanyaan: bagaimana jika risiko terjadi saat tabungan belum mencukupi?

Tetapi asuransi bisa menyediakan perlindungan keuangan dalam waktu cepat. Begitu polis disetujui, hari itu juga perlindungan telah berlaku. Tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku, misalnya mengenai masa tunggu. Tapi secara garis besar, asuransi menyediakan uang besar dalam waktu jauh lebih singkat dibandingkan menabung atau berinvestasi sendiri.

Ada juga yang berkata, “Saya akan menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati.”

Banyak contoh orang sehat yang tahu-tahu sakit berat tanpa kita duga. Schumacher seorang pembalap handal dan berkali-kali menjadi juara dunia, tetapi sampai sekarang malah terbaring lemah karena kecelakaan ketika bermain ski.

Yomi Wardhana, olahragawan lari. Kegemarannya pada olahraga lari sejak usia belasan tahun tidak membuat co-founder IndoRunners tersebut hidup sehat tanpa penyakit. Justeru serangan jantung datang pada saat usianya masih terbilang muda, baru 35 tahun.

Baca juga : http://poskotanews.com/2016/03/20/olahragawan-yang-sakit-jantung/

Menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati itu baik. Tapi apakah bisa menjamin tidak akan sakit atau kecelakaan? Kita mungkin selalu menjaga kesehatan, tapi yang namanya penyakit sering tidak bisa diduga dari mana datangnya, dan itulah sebabnya selalu ada orang sakit setiap hari. Kita mungkin selalu hati-hati, tapi bisa jadi orang lain yang ceroboh, dan itulah makanya selalu ada orang yang kecelakaan setiap hari.

Selain itu, kita pun bisa berasuransi sambil tetap menjaga kesehatan dan selalu hati-hati.

Sekali lagi, asuransi tidak mencegah sakit dan kecelakaan, tapi meminimalkan dampak keuangan yang ditimbulkannya.

Ada juga yang berkata, “Saya mau perbanyak sedekah saja, biar Tuhan yang akan melindungi saya.”

Sedekah itu baik. Tapi apakah asuransi bisa digantikan dengan sedekah?

Tuhan akan membalas sedekah kita, tapi apakah kita tahu bagaimana bentuk balasan dari sedekah itu? Tidak. Bentuk balasan Tuhan bisa bermacam-macam, dan waktunya pun kita tak pernah tahu. Jadi, bagaimana bisa sesuatu yang bentuknya tak diketahui dapat menggantikan asuransi yang bentuknya jelas?

Dan asuransi itu, khususnya yang syariah, pada hakikatnya adalah sedekah yang diformalkan dengan balasan yang sudah ditentukan dalam polis. Tidak ada larangan soal ini. Di luar balasan yang ditentukan, mungkin ada balasan lain lagi dari Tuhan, kita tak pernah tahu. Kita hanya bisa bicara tentang yang tampak.

Dan kita pun bisa berasuransi seraya tetap bersedekah.

Ada lagi yang berkata, “Seandainya potensi ZIS (zakat, infak, sedekah) bisa dimaksimalkan, kita tidak perlu asuransi.”

Untuk ini saya beri contoh. Jika ada sebuah keluarga kaya dengan gaya hidup 50 juta per bulan, lalu kepala keluarganya sakit berat sehingga menghabiskan aset-asetnya dan lalu meninggal dunia sehingga penghasilannya terputus, apakah ada lembaga ZIS atau lembaga sosial lain yang dapat memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, tidak usah 50 juta tapi cukuplah 10 juta saja per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum selama seumur hidup? Saya yakin tidak ada yang mampu. Bagaimana jika ada banyak keluarga semacam itu yang minta bantuan ke lembaga ZIS?

Lalu jika anda adalah donatur di lembaga ZIS tersebut, apakah anda rela uang anda digunakan untuk menyubsidi keluarga tersebut? Saya yakin tidak, dan saya sendiri pun jika jadi donatur di lembaga ZIS tersebut tidak akan rela uang saya digunakan untuk menyubsidi orang dengan cara seperti itu. Masih banyak keluarga miskin di Indonesia yang akan cukup bahagia bisa mendapat bantuan beberapa ratus ribu per bulan.

Tapi lembaga asuransi bisa melakukan tugas memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, dengan syarat sebelumnya sang kepala keluarga ikut program asuransi yang tepat. Untuk menanggung biaya sakit berat supaya tidak menjual aset-aset, programnya ialah asuransi penyakit kritis. Sedangkan untuk perlindungan dari kehilangan pencari nafkah karena meninggal dunia, programnya ialah asuransi jiwa.

Ada juga yang berkata, “Saya akan selalu berdoa kepada Tuhan supaya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.”

Berdoa itu baik. Jika doa kita sungguh-sungguh dan ikhlas, pasti dikabulkan. Tapi seperti halnya sedekah, apakah kita tahu pasti bentuk pengabulan dari doa kita?

Kita pun bisa berasuransi seraya tetap berdoa dengan tulus dan sungguh-sungguh.

Perlu diketahui bahwa asuransi tidak mencegah terjadinya musibah. Jika memang musibah harus terjadi, ya terjadilah. Tapi asuransi bisa mengurangi kerugian keuangan yang timbul akibat musibah.

2 Hal yang Bisa Menggantikan Asuransi

Jadi, apakah asuransi tidak tergantikan?

Tidak juga. Setidaknya ada dua hal yang bisa menggantikan asuransi.

Pertama, Kekayaan

Asuransi memberikan perlindungan dalam bentuk uang atau harta. Jika kita memiliki harta yang banyak, yang nilainya lebih dari cukup untuk menggantikan apa yang bisa diberikan asuransi, kita boleh tidak ikut asuransi.

Orang-orang kaya seperti Dahlan Iskan, Aburizal Bakri, James Riyadi, Chairul Tanjung, Hasyim Djojohadikusumo, atau Sandiaga Uno, tentu tak akan bermasalah jika harus keluar uang beberapa miliar sampai puluhan miliar untuk biaya sakit.

Pertanyaannya, apakah bagi anda saat ini, keluar uang beberapa miliar terasa bukan masalah? Jika masih masalah, berarti anda butuh asuransi.

Kedua, jasa yang banyak.

Jika anda memiliki jasa yang banyak kepada banyak orang, anda pun tidak perlu asuransi.

Para kiai besar di pesantren, para tokoh agama yang dihormati, para intelektual besar, para politisi jujur yang bekerja nyata, seperti Gus Mus, Habib Rizieq Shihab, Habib Quraish Shihab, Aa Gym, Buya Syafii Maarif, Franz Magnis-Suseno, bahkan Jokowi dan Ahok, sudah pasti akan mudah mendapat bantuan jika mereka butuh uang.

Pertanyaannya, apakah saat ini anda sudah berjasa banyak kepada banyak orang? Apakah anda punya murid-murid atau pengikut yang siap membantu kapan saja anda butuh bantuan?

Jika belum mencapai level itu, anda butuh asuransi.

Dan jelas, dua hal itu (harta yang banyak dan jasa yang banyak) tidak bisa dibuat seketika. Butuh kerja keras, dedikasi tanpa henti, dan waktu yang panjang untuk bisa mencapainya.

Jadi, untuk orang-orang pada umumnya, seperti saya, anda, para pembaca artikel ini, asuransi adalah kebutuhan yang tidak bisa digantikan dengan cara lain.

Jadi dua hal inilah yang menjadi Solusi Selain Asuransi, pertanyaannya apakah Anda sudah mencapai level seperti itu? Hanya Anda yang tahu.

Mau tahu Asuransi Hidup yang menarik ? Klik saja di SINI

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , , , , , , | Leave a comment

FWD Max Sebuah Service dari FWD Life

FWD Max, sebuah terobosan dari FWD Life dalam memberikan pelayanan yang prima kepada para Nasabah dan Mitra Kerjanya. Sebuah aplikasi yang memberikan banyak promo, Discount, Poin dan Inspirasi untuk mendukung Passion kita menjadi lebih nyata.

Dengan aplikasi ini akan membuat kita selalu terhubung dengan FWD Life, sehingga pelayanan atas polis-polis yang kita miliki akan semakin prima.

Silahkan donlot aplikasinya di SINI.

Untuk yang sudah memiliki polis silahkan masukkan no polisnya dan untuk agen masukkan kode agennya. Tetapi FWD memberikan juga kesempatan kepada para Passionate untuk mencicipi FWD Max ini secara GRATIS, silahkan pilih Fans pada aplikasi.

Selamat menikmati aplikasi yang menarik ini.

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , , , , | Leave a comment

Asuransi Hidup, cara baru BERASURANSI

Terima kasih atas kunjungannya ke blog myfwdlife.com. Ini adalah sebuah solusi Asuransi untuk Kehidupan. Terjemahan yang tidak tepat membuat banyak orang berpikir bahwa Asuransi Jiwa itu untuk orang yang mau Meninggal Dunia. Untuk itu FWD Life membuat sebuah konsep baru yaitu Asuransi Hidup.

Asuransi Hidup adalah sebuah asuransi yang manfaatnya adalah buat kehidupan atau buat orang-orang yang masih hidup. Produk dasar dari produk ini seperti Asuransi Seumur Hidup, karena memproteksi sampai usia 80 tahun sd 100 tahun. Jadi asuransi ini menjadi sebuah Asransi Lingkungan Hidup buat keluarga yang kita sayangi.

Apa yang Anda perlukan untuk perencanaan Hidup Anda ? Semua ada disini dari produk Konvensional sampai dengan yang Syariah. Mudah-mudahan semua informasi di blog ini dapat menjadi solusi kebutuhan asuransi Anda,

Kelebihan Umum Produk-Produk FWD Life adalah :

  1. Satu polis bisa buat 10 orang | Konvensional
  2. Produk-produk rider melindungi Hobi Ekstrem (Terjun payung, diving, balap mobil dll)| Konvensional
  3. Sistem Digital
  4. Produk Rider melindungi Bunuh Diri | Konvensional
  5. Melindungi Pekerja keamanan (Polisi, Satpam, Tentara dll)| Konvensional
  6. Melindungi Pilot Non Schedule Flight dan Awak kapal | Konvensional

Klik pada nama produk (Ditebalkan) untuk keterangan lebih lengkap, dan anda pun dapat membaca penjelasannya di bagian bawah. Asuransi Hidup.

Asuransi FWD Syariah
No. Kebutuhan Produk dan Solusi
1. Asuransi Jiwa + Investasi FWD Bebas Ikhtiar
2. Asuransi Penyakit Kritis FWD CI Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
FWD CI Non Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
3. Asuransi Perencanaan Pensiun FWD Bebas Ikhtiar  + FWD Waiver of Premium/Plus Syariah
4. Asuransi Perencanaan Pendidikan FWD Bebas Ikhtiar + FWD Payor Term Syariah
5. Protection Income FWD Bebas Ikhtiar + FWD CI Syariah + FWD Waiver of Premium/plus Syariah
6. Protection Income Family FWD Bebas Ikhtiar + FWD Family Term Syariah + FWD Family Waiver
Asuransi FWD Konvensional
1. Asuransi Jiwa + Investasi SPrint Link Plus
Bebas Optimal
2. Investasi Ultimate Link
3. Asuransi Jiwa FWD Payor Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Family Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Sprint Family Protection (Paket)
Bebas Rencana (Online)
3. Asuransi Penyakit Kritis FWD Critical Illness Accelerated pada  SPrint Link Plus
FWD Critical Illness Non Accelerated pada produk SPrint Link Plus
4. Asuransi Kecelakaan FWD ADDB pada produk  SPrint Link Plus
FWD APro Accident Protector
Bebas Aksi (Online)
5. Asuransi Kesehatan Cashless FWD H&S pada produk SPrint Link Plus
FWD SPrint Health (Paket)
FWD SPrint Family Health (Paket)
6. Asuransi Kesehatan Hospital Cash FWD HC pada produk SPrint Link Plus
7. Asuransi Pendidikan FWD SPrint Education
8. Asuransi Hari Tua FWD SPrint Retirement
9. Protection Income FWD Sprint Family Protection (Paket)
10. Solusi Asuransi Menyeluruh FWD SPrint Family Health & Protection (Paket)
11. Asuransi Group FWD Corporrate Care

Untuk permohonan ilustrasi silahkan isi form dibawah ini atau WA : 08161963144

Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director) | Profil detail klik di SINI

HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , | Leave a comment
Melunasi Hutang

Gambar : Blog Khusus Doa

Bagaimana pentingnya kita melunasi hutang? Paparan dibawah ini mungkin bisa memberikan gambaran pentingnya kita melunasi hutang.

Ketika kita masih hidup, kekayaan yang kita miliki disebut Aset. Aset ini bisa berkembang dan mungkin juga menurun, tergantung bagaimana kita mengelolanya. Mengembangkan aset bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan berinvestasi atau dengan membangun usaha.

Dalam membangun usaha dan berinvestasi banyak cara yang kita lakukan, bisa dengan memanfaatkan uang yang kita miliki, atau seringkali untuk mempercepat, kita berhutang dengan institusi lain, dengan harapan Investasi atau usaha kita bisa membayar semuanya berikut bunga-bunganya dengan lebih cepat.

Pinjaman yang kita lakukan bisa saja bersifat Jangka Panjang atau Jangka pendek, sesuai dengan kebutuhan kita. Semua pinjaman itu tergantung dengan kebutuhan investasi atau usaha apa yang akan dilakukan. Misalnya, ketika kita mau berinvestasi membeli rumah, maka pinjaman jangka panjang sangatlah cocok buat kebutuhan ini.

Tetapi ketika kita meninggal dunia, hak kepemilikan atas aset-aset kita terputus, karena secara hukum orang yang sudah meninggal kehilangan hak atas kepemilikan Aset. Sehingga aset ini menjadi tidak bertuan, inilah yang disebut ESTATE.

Sementara hutang-hutang yang berada di ranah perdata ikut tertransfer kepada para ahli waris, selama mereka menerima waris. Hutang-hutang itu bisa saja tidak tertransfer seandainya para ahli waris menolak waris tersebut, tetapi hal ini sangat kecil kemungkinannya.

Ingat ya, Hutang itu jangka panjang dan jangka pendek, tetapi begitu kita meninggal Hutang itu seketika jatuh tempo dan harus dibayar, karena perjanjian langsung batal ketika peminjam meninggal dunia. Bayangkan para ahli waris kalau harus membayar hutang yang sangat besar. Dan seringkali hutang masih besar tetapi investasi masih belum berhasil membalikkan modalnya.

Karena Hutang Jatuh tempo dan harus dibayar, maka para ahli waris harus melakukan beberapa cara untuk membayar hutang tersebut, yaitu :

  1. Menalangi dengan dana pribadi
  2. Menjual aset, tentu butuh proses yang lama untuk mendapat harga yang baik.
  3. Mencairkan dana bank, memerlukan waktu yang panjang untuk membuktikan siapa saja para ahli waris.
  4. Mencari pinjaman
  5. Mencairkan Asuransi yang dimiliki Almarhum

Dari kelima point di atas coba pilih mana yang paling mudah prosesnya. Tentunya asuransi jauh lebih cepat dan mudah mencairkannya, tetapi masalahnya apakah almarhum memiliki asuransi ??

Jadi kita lihat bagaimana pentingnya asuransi dalam mengatasi hutang almarhum. Ini adalah salah satu fungsi utama dari asuransi, yaitu melunasi hutang.

 

Mau tahu solusi Asuransi hidup, silahkan klik di SINI

Profil Agent klik di SINI mau WA silahkan klik di SINI

Posted on by myfwdlife | Leave a comment

Menaikkan Aset 10.000 persen seketika

Menaikkan Aset 10.000 persen

gambar : JagoanPassiveIncome.com

Menaikkan aset 10.000 persen, adalah sesuatu yang kelihatan mustahil kalau dilihat dengan cara yang biasa. Untuk mengetahui cara kerjanya mari kita lihat lebih dalam mengenai Aset itu apa, supaya kita memiliki persepsi yang sama. Secara singkat Aset bisa diartikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

Aset sendiri dilihat dari bentuknya ada dua macam, yang pertama aset Tangibel dan Aset Intangibel. Aset Tangibel adalah aset yang terlihat secara fisik, misalnya rumah, mobil, tanah dan lain-lain. Sementara aset Intangibel adalah sebuah aset yang nggak kelihatan tetapi memiliki nilai ekonomi. Misalnya aset Intangibel adalah keahlian seseorang, kemampuan orang menghasilkan income dan lain-lain.

Ada yang bilang bahwa aset Tangibel itu nilainya jelas sementara aset intangibel nggak jelas, tetapi faktanya keduanya sebelum ditansaksikan nilainya bisa saja berubah. Tetapi setiap aset selalu ada cara untuk merubah menjadi uang. Misalnya sebuah rumah atau kendaraan harus dijual untuk menjadi sejumlah uang. Sebuah pekerjaan akan menjadi bernilai uang setelah menjadi gaji dan sebagainya.

Sekarang kita melihat sebuah asuransi, yang sekarang banyak menggunakan jenis unit link. Premi yang dibayar oleh seorang pemegang polis adalah sebuah aset Tangibel, karena jelas bentuknya adalah uang, walaupun ada beberapa biaya yang terkait disana. Sementara Uang Pertanggungan dalam sebuah polis merupakan sebuah aset Intangibel, karena nilainya jelas tetapi uangnya masih belum ada, dimana untuk mencairkannya harus ada proses yang dinamakan Klaim, entah itu Klaim karena resiko Kematian atau sakit dan lain-lain.

Kekayaan seseorang pada dasarnya bukan hanya dilihat dari uang yang dimiliki. Tetapi dari berapa besar aset yang dimilikinya. Semakin besar aset yang dimiliki maka akan semakin besar nilai ekonomi seseorang. Sekarang kita belajar bagaimana mendapatkan sebuah aset.

Menambah Aset bisa didapat dengan membeli atau berinvestasi. Misalnya, sekarang saya membeli rumah dengan harga 100 juta, maka rumah itu Nilai asetnya adalah 100 juta, tetapi 5 tahun kemudian harga tanah menjadi 500 juta, berarti aset kita sekarang menjadi 500 jt. Jadi kita lihat untuk mendapat sebuat Aset senilai 500 juta, dibutuhkan modal sebesar 100 juta, yang bisa didapat dengan Cash (mengalihkan aset yg lain) atau dengan pinjaman dari institusi yang lain seperti Bank, leasing dan lain-lain. Jadi untuk menaikkan Aset kita menjadi 500 juta atau 500%, dibutuhkan waktu selama 5 tahun, dan tentunya bukan hanya modal saja yang dibutuhkan, tetapi juga butuh biaya untuk menjaga nilai aset kita tetap baik.

Sekarang kita lihat bagaimana aset terbentuk di dalam Asuransi. Kita ambil sebagai contoh, seseorang Laki usia 30 tahun, membeli polis asuransi Bebas Ikhtiar dengan premi 1 jt per bulan atau 12 juta setahun. Maka yang didapat adalah Uang Pertanggungan Meninggal Karena Apapun sebesar 1,2 M, dan Uang Pertanggungan Meninggal karena kecelakaan 500 juta dan Uang Pertanggungan Karena Kecelakaan dikendaraan umum 500 juta. Supaya nggak bingung, kita fokus aja kepada Uang Pertanggungan 1,2 M.

Berarti aset Intangible yang ada adalah 1,2 Milyar. Bayangkan dengan tabungan investasi 12 juta, langsung saat ini siap uang 1,2 M kalau terjadi resiko meninggal dunia. Berarti kenaikan aset mencapai 10.000% (dari 12 jt mejadi 1,2 Milyar). Coba bayangkan, kita berinvestasi 12 juta setahun, artinya aset ini ada potensial keuntungan karena berbentuk investasi, dan uang ini masih bisa kembali, tetapi dilain fihak telah siap dana 1,2 M yang akan keluar kapan saja kalau dia meninggal dunia, berarti dari 12 juta naik 10.000% menjadi 1,2 M. Jadi kalau terjadi resiko meninggal dunia sat ini aset yang cair adalah 1,2 Milyar ditambah dengan Nilai Investasi uang 12 jt yang kita taruh. Bukti kepemilikan aset ini ditunjukkan dalam bentuk Polis Asuransi. Ini cara Menaikkan aset 10.000 persen.

Sekarang coba bayangkan kalau kita berinvestasi dengan membeli rumah. Misalnya harga rumah sekarang adalah 100 juta, dengan cicilan selama 5 tahun dan DP 20 juta, berarti cicilannya adalah sekitar, 1,8 juta sebulan. Seandainya dalam 5 tahun kenaikan properti menjadi 500 juta, berarti Aset nya naik 500% dari 100 juta. Berarti biaya yang keluar adalah 1,8 juta x 60 = Rp. 108 jt ditambah DP dan biaya lain Rp. 43.650.000, jadi total yang dibayar adalah Rp. 151.650.000,-. Jadi kenaikan sebenarnya nggak sampai 500%. Kepemilikan rumah ini secara hukum adalah dengan sertifikat, tetapi karena masih dalam bentuk kredit berarti sertifikatnya dipegang oleh Bank. Dengan cara ini tidak mungkinlah kita menaikkan aset 10.000 persen.

Jadi kita lihat, bagaimana asuransi membentuk sebuah aset seketika, tanpa harus menunggu dalam waktu yang panjang. Sehingga ini adalah suatu cara yang sangat menarik untuk meningkatkan aset, karena pertama murah dan yang kedua aset yang digunakan untuk membentuknya juga tetap berkembang dan selalu ada.

Jadi keuntungan menaikkan Aset di Produk Unit Link adalah

  1. Aset langsung siap ketika polis disetujui.
  2. Proses pembelian praktis dan mudah.
  3. Uang Modal tetap ada, dan memberikan potensi keuntungannya.
  4. Nggak repot pencairannya ketika resiko terjadi. (Bayangkan bagaimana menjual sebuah rumah)
  5. Memiliki bukti kepemilikan yaitu Polis.

Jadi menaikkan aset dengan menggunakan asuransi menjadi salah satu pilihan yang menarik. Karena banyak kelebihan yang bisa didapat. Tetapi kita harus menyadari bahwa aset ini akan sangat berarti ketika terjadi resiko. Tetapi apabila tidak terjadi resiko, investasi ini secara jangka panjang pun berkembang cukup bagus. Jadi selamat mencoba Menaikkan aset 10.000 persen.

Mau tahu lebih banyak mengenai program Bebas Ikhtiar, silahkan klik di SINI.

Penulis :

Hikmat Ismiandito | Profil dapat dilihat di SINI.

 

 

 

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , , | Leave a comment

Jual Asuransi Jiwa di Banten Hubungi 08161963144

Asuransi Jiwa Unit Link

Gambar : Kompasiana

Terima kasih atas kunjungannya ke blog myfwdlife.com. Ini adalah sebuah solusi Asuransi untuk Kehidupan. Terjemahan yang tidak tepat membuat banyak orang berpikir bahwa Asuransi Jiwa itu untuk orang yang mau Meninggal Dunia. Untuk itu FWD Life membuat sebuah konsep baru yaitu Asuransi Hidup.

Asuransi Hidup adalah sebuah asuransi yang manfaatnya adalah buat kehidupan atau buat orang-orang yang masih hidup. Produk dasar dari produk ini seperti Asuransi Seumur Hidup, karena memproteksi sampai usia 80 tahun sd 100 tahun. Jadi asuransi ini menjadi sebuah Asransi Lingkungan Hidup buat keluarga yang kita sayangi.

Apa yang Anda perlukan untuk perencanaan Hidup Anda ? Semua ada disini dari produk Konvensional sampai dengan yang Syariah. Mudah-mudahan semua informasi di blog ini dapat menjadi solusi kebutuhan asuransi Anda,

Kelebihan Umum Produk-Produk FWD Life adalah :

  1. Satu polis bisa buat 10 orang | Konvensional & Syari’ah
  2. Produk-produk rider melindungi Hobi Ekstrem (Terjun payung, diving, balap mobil dll)| Konvensional
  3. Sistem Digital
  4. Produk Rider melindungi Bunuh Diri | Konvensional
  5. Melindungi Pilot Non Schedule Flight dan Awak kapal | Konvensional

Klik pada nama produk (Ditebalkan) untuk keterangan lebih lengkap, dan anda pun dapat membaca penjelasannya di bagian bawah. Asuransi Hidup.

 

Asuransi FWD Syariah
No. Kebutuhan Produk dan Solusi
1. Asuransi Jiwa + Investasi FWD Bebas Ikhtiar
2. Asuransi Penyakit Kritis FWD CI Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
FWD CI Non Accelerated Syariah + Bebas Ikhtiar
3. Asuransi Perencanaan Pensiun FWD Bebas Ikhtiar  + FWD Waiver of Premium/Plus Syariah
4. Asuransi Perencanaan Pendidikan FWD Bebas Ikhtiar + FWD Payor Term Syariah
5. Protection Income FWD Bebas Ikhtiar + FWD CI Syariah + FWD Waiver of Premium/plus Syariah
6. Protection Income Family FWD Bebas Ikhtiar + FWD Family Term Syariah + FWD Family Waiver

 

Asuransi FWD Konvensional
1. Asuransi Jiwa + Investasi SPrint Link Plus
Bebas Optimal
2. Investasi Ultimate Link
3. Asuransi Jiwa FWD Payor Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Family Term (Rider) pada produk SPrint Link Plus
FWD Sprint Family Protection (Paket)
Bebas Rencana (Online)
3. Asuransi Penyakit Kritis FWD Critical Illness Accelerated pada  SPrint Link Plus
FWD Critical Illness Non Accelerated pada produk SPrint Link Plus
4. Asuransi Kecelakaan FWD ADDB pada produk  SPrint Link Plus
FWD APro Accident Protector
Bebas Aksi (Online)
5. Asuransi Kesehatan Cashless FWD H&S pada produk SPrint Link Plus
FWD SPrint Health (Paket)
FWD SPrint Family Health (Paket)
6. Asuransi Kesehatan Hospital Cash FWD HC pada produk SPrint Link Plus
7. Asuransi Pendidikan FWD SPrint Education
8. Asuransi Hari Tua FWD SPrint Retirement
9. Protection Income FWD Sprint Family Protection (Paket)
10. Solusi Asuransi Menyeluruh FWD SPrint Family Health & Protection (Paket)
11. Asuransi Group FWD Corporrate Care

Untuk permohonan ilustrasi silahkan isi form dibawah ini atau WA : 08161963144

 

Anda pun dapat menghubungi saya secara langsung untuk konsultasi GRATIS.

Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director) | Profil detail klik di SINI

HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

 

 

Posted in Jual | Leave a comment

Kenapa berinvestasi di Unit Link

Unit Link

Gambar : Kompasiana

Unit Link lahir dunia asuransi dengan banyak macam jenisnya, produk ini disayang sekaligus dibenci sehingga lahir pro kontra di banyak tempat. Tetapi sebagai praktisi saya yakin bahwa setiap produk yang dilahirkan didunia ini selalu memiliki manfaat, hanya masalahnya ketika seseorang membeli produk ini apakah sesuai dengan apa yang dia bayangkan atau tidak.

Sebetulnya yang sering membuat pro dan kontra dari produk ini adalah yang pertama banyaknya agent yang memasarkan produk ini tidak terlalu menguasai produk secara detil, dan yang kedua adalah umumnya karena kurangnya edukasi di masyarakat mengenai investasi yang membuat masyarakat menjadi terlalu percaya kepada para agent tanpa melakukan penelitian lagi.

Sekarang kita coba kupas mengenai produk unit link ini, sebuah produk asuransi yang dikombinasikan dengan investasi. Sebetulnya, produk asuransi yang digabung dengan model investasi sudah ada dari dahulu kala, hanya sifatnya lebih tertutup contoh produknya adalah Endowment (Biasa buat pendidikan anak, hari tua dan Investasi). Produk ini tertutup dan semua biaya tidak dibuka secara transparan, biasanya kentungan yang diberikan sangat kecil malah bisa dibawah bunga bank, karena memang investasi yang dilakukan hanya sebatas deposito bank.

Unit Link ini adalah sebuah produk Asuransi yang digabung dengan investasi tetapi sifatnya unbundled (terbuka), artinya semuanya transparan terutama berkaitan dengan biaya biaya. Berkaitan dengan modelnya, ada tiga jenis Unit Link, yaitu :

  1. Front End Loading, dimana biaya akuisisi dipotong di depan.
  2. Back End Loading, dimana biaya akuisisi dipotong di belakang ketika terjadi pengambilan.
  3. Hybrid, kombinasi dari kedua diatas.

Dan biaya-biaya yang ada didalam produk ini adalah :

  1. Akuisisi
  2. Biaya Pemeliharaan
  3. Biaya Administrasi (COA)
  4. Biaya Asuransi Dasar (COI)
  5. Biaya Asuransi Tambahan (COR)
  6. Biaya Pengambilan
  7. Biaya Top Up

Biaya ini terlihat sangat banyak, tetapi sebetulnya biaya ini terlihat besar karena pada produk ini semua transparan, investasi naik turun pun menjadi resiko dari Nasabah, tetapi kalau untung besar pun tetap menjadi keuntungan nasabah.

Kebanyakan orang yang kontra Unit Link selalu mengatakan bahwa unit link tidak cocok menjadi investasi karena banyaknya biaya yang dibebankan kepada produk ini. Sehingga investasi menjadi tidak cocok di tawarkan dalam produk ini.

Tetapi kita coba lihat dari sisi lain, yang pertama adalah janganlah taruh telor dalam satu keranjang, karena kalau keranjangnya jatuh maka telor akan pecah semua artinya kalau kita investasi, jangan di taruh dalam satu tempat, supaya kalau tempatnya jatuh maka uang kita tidak hilang semua. Kalau kita lihat prinsip ini, harusnya Unit Link adalah salah satu tempat yang cocok buat menyebar investasi kita. Ini kalau dilihat sebagai fungsi.

Kelebihan-kelebihan Unit Link

1.Sisi Proteksi

Dari sisi proteksi ada beberapa produk tambahan yang tidak dimiliki oleh produk manapun yang ada di dunia, waiver series, produk ini sangat unik, karena apabila terjadi resiko maka perusahaan asuransi membayarkan premi sampai jangka waktu tertentu, sehingga investasi terus berkembang.

Selain itu, karena produk ini semua biaya dipotong dari Nilai Investasi, bukan dari premi sehingga apabila kita mengalami lupa bayar, perlindungan tetap berjalan. Coba bayangkan kalau kita membeli asuransi murni, ketika lupa maka polis langsung berhenti.

Dan perlindungan program-program Unit Link sangat panjang bahkan ada yang mencapai 100 tahun, ini membuat produk ini memiliki keunikan tersendiri.

2.Sisi Investasi

Produk ini menggunakan Investasi melalui produk REKSADANA, jadi kalau ada yang mengatakan bahwa investasi ini memberikan imbal hasil lebih baik tentunya kurang tepat, karena adanya biaya-biaya lain yang dipungut dalam produk ini. Tetapi bukannya dengan adanya produk ini membuat produk ini menjadi buruk, karena tambahan biaya itu justru membuat produk investasi ini semakin menarik.

Misalnya ketika kita sedang berinvestasi dan kemudian terkena penyakit kritis, maka pada investasi ini yang terjadi kewajiban berinvestasi berhenti dan premi akan dibayarkan oleh perusahaan, sehingga walaupun kita tidak membayar tetapi investasi tetap berkembang.

Jadi bisa kelihatan kelebihan berinvestasi di Unit Link adalah ketika terjadi resiko investasi tetap berkembang, tetapi kalau di reksadana yang terjadi malah investasi bisa menyusut karena tidak dibayar lagi bahkan cenderung diambil.

Selain itu, pada produk-produk unit link sedikit berbeda pada produk reksadana, dimana pada Unit Link switching biasanya GRATIS, sementara pada reksadana perlu jual dan beli lagi, sehingga bisa saja tekena biaya.

Dan karena umumnya produk ini dijual secara premi berkala, sehingga produk ini sudah mengalami proses cost averaging yaitu sebuah proses untuk memperkecil resiko dengan sistem pembelian secara berkala dan rutin, sehingga apabila ada penurunan investasi kita akan mendapat keuntungan dari pembelian unit yang menjadi lebih banyak.

3. Dari sisi Fleksibelitas

Karena kombinasi Investasi dan Proteksi yang unik membuat produk ini menjadi sangat fleksibel, bayangkan kita bisa melakukan banyak hal hanya dengan satu program ini, yaitu :

  1. Bisa buat Perencanaan Pendidikan Anak
  2. Bisa buat Perencanaan Hari Tua
  3. Perlindungan Penyakit Kritis dan Kesehatan
  4. Protection Income
  5. Perencanaan Haji

Selain itu dengan fasilitas cuti preminya, produk ini bisa dibuat berhenti kapan saja dan menjalankannya kapan juga. Selain itu premi, Uang Pertanggungan, dan masa bayar, dapat dirubah kapan pun, sementara produk tambahannya (rider) bisa ditambahkan dan dikurangi kapan pun.

Hal diatas membuat asuransi ini menjadi sangat fleksibel dan menarik.

Sementara kekurangan program Unit Link adalah :

Karena banyaknya biaya pada awal-awal polis berjalan maka program ini hanya bagus dibeli buat jangka panjang. Sehingga kalau ada agent yang menawarkan untuk investasi jangka menengah bahkan pendek kita harus waspada, karena kemungkinan akan terjadi missselling.

Proteksi Unit Link ini juga semakin efektif kalau dibeli untuk jangka panjang, karena semakin panjang jangka waktunya maka resikonya akan semakin tinggi. Jadi kalau kita gunakan buat jangka pendek memang produk ini menjadi tidak efektif.

Nah, sekarang teman-teman tinggal menganalisa nih, lebih suka beli produk yang praktis atau yang sedikit repot, dengan menggabungkan unsur Investasi dan proteksi membuat produk unit link ini menjadi sangat praktis dibanding kita membeli produk terpisah-pisah. Seperti kita membeli Shampo, lebih suka yang udah 3 in 1 atau yang terpisah-pisah. Tentunya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi sebaiknya para pro dan kontra tidak usah lah buat saling menjatuhkan satu sama lain. Karena tetap saja sebuah produk sangat berkaitan dengan karakter pembelinya. Selamat belajar.

Penulis : Dito, profil bisa dilihat di SINI.

Mau tahu ilustrasi unit link, silahkan pilih dan isi data di SINI.

Posted in Asuransi | Tagged , , , , | Leave a comment

Asuransi Adalah Gaya Hidup

Asuransi adalah Gaya Hidup

Gambar : FWD Life

Setiap manusia sangat ingin bisa mempertahankan gaya hidupnya. Dengan berbagai cara, mereka mencoba mempertahankannya. Gaya hidup yang biasanya di pertahankan adalah berkaitan dengan Gaya Kuliner, Pendidikan, tempat berlibur, Cara Berpakaian dan lain-lain. Dengan berbagai cara orang mempertahankan gaya hidup ini. Nah dibawah ini akan bercerita bagaimana Asuransi adalah gaya hidup.

Salah satu cara mempertahankan penghasilan adalah dengan Penghasilan. Oleh sebab itulah kita bekerja keras untuk mempertahankan penghasilan itu. Semakin besar Penghasilan kita maka akan semakin tinggi Gaya Hidup kita, walaupun kadang gaya hidup orang yang berlebihan tidak selalu menyolok, ini juga tergantung dari karakter masing-masing orang. Misalnya, ada orang yang punya penghasilan sangat besar tetapi dia terlihat hidupnya sangat sederhana. Ketika ditanya kenapa ? dia menjawab bahwa yang sangat iya perhatikan adalah kehidupan dihari tua, karena dia nggak mau hari tuanya akan sulit. Artinya gaya hidup yang diperhatikan adalah hari tuanya. Jadi setiap orang memiliki cara mempertahankan gaya hidup dan setiap orang memiliki fokus yang berbeda-beda.

Seandainya seseorang dengan terpaksa karena sesuatu hal penghasilannya harus turun 10%, bisa karena perusahaan keadaan sulit atau kondisi usaha yg lagi turun. Apakah seseorang masih bisa mempertahankan gaya hidupnya ?? Ternyata dengan mengatur sedemikian rupa dan mungkin dengan menurunkan sedikit gaya hidup, kita masih bisa melanjutkan hidup kita.

Nah sekarang bagaimana kalau yg hilang 90% dari seluruh income kita? Apakah kita masih bisa melanjutkan hidup kita? Coba bayangkan kalau hampir seluruh income kita hampir semuanya hilang, tentunya sangat sulit buat kita bisa melanjutkan gaya hidup kita sebelumnya, berarti gaya hidup kita dan keluarga akan sangat jatuh, karena hilangnya Penghasilan kita.

Salah satu penyebab penghasilan kita hilang adalah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), tetapi ketika masih dalam keadaan sehat tentunya kita akan bisa mencari pekerjaan baru. Bagaimana kalau hilangnya penghasilan karena hal-hal seperti ini :

  1. Sakit
  2. Kecelakaan
  3. Cacat
  4. Meninggal
  5. Tua

Akan sangat sulit kita mempertahankan penghasilan kita, malah mungkin akan hilang selamanya penghasilan kita. Tentunya dalam keadaan ini harus ada penopang kehidupan keluarga dan biaya pengobatan kiat.

Adakah keluarga kita yang akan menggantikan penghasilan kita? Adakah teman yang sangat dekat akan membantu menggantikan penghasilan kita juga? Tentunya tidak ada satupun yang dapat menopang itu semua.

Coba lihat ilustrasi dibawah ini :

Sandainya kita punya penghasilan 10 juta perbulan, berarti kalau pergi selama 3 bulan mangkanya kita harus menganggarkan 30 jt, kalau kita pergi 10 bulan maka kita akan meninggalkan 100 jt. Pertanyannya berapa besar kita harus tinggalkan uang kalau kita pergi selamanya?

Seandainya kita memberikan waktu kepada keluarga untuk bisa mendapatkan income pengganti paling lama 10 tahun, berarti kita harus siapkan uang sebesar 10 juta x 12 x 10 tahun yaitu 1,2 Mini harus disiapkan dari sekarang, karena resiko tidak pernah tahu kapan datangnya.

Sekarang bagaimana cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan 1,2 M, ada beberapa pilihan, yaitu :

  1. Aset, jadi begitu terjadi resiko, keluarga menjual semua aset-aset untuk meneruskan kehidupannya. Tentunya ini akan sulit dan mahal, malah proses menjualnya juga tidak mudah. Lagi pula belum tentu kita sudah memiliki aset sebesar itu.
  2. Pinjaman, banyak fasilitas pinjaman seperti KTA, Kartu kredit dan lain-lain. Atau ke keluarga, teman dan lain-lain.
  3. Asuransi, hanya dengan biaya 305 ribu perbulan (Cost of Insurance usia 35 tahun), sudah menyiapkan dana 1,2 M apabila tertanggung utama meninggal dunia.

Kita tinggal pilih, biaya mana yang paling murah dan mudah. Tentunya dengan asuransi dana akan tersedia dengan murah dan mudah.

Jadi kita bisa melihat, bagaimana Asuransi menjaga GAYA HIDUP. Karena asuransi menjaga Gaya Hidup maka asuransi adalah Gaya Hidup. Karena dengan Asuransi maka banyak hal yang bisa terbantu.

Nah sekarang, kalau kehilangan penghasilan 10% nggak masalah, bagaimana kalau 10% dari penghasilan kita disisihkan ke produk Bebas Ikhtiar, dimana 10% nggak hilang tetapi penghasilan kita 100% terlindungi. Sebuah program Unit Link yang cukup unik. Yang membuat Asuransi adalah gaya hidup. Dito

Posted in Asuransi, Asuransi Syariah | Tagged , , | Leave a comment

Kata Menabung pada Produk Investasi

Sebelum kita bahas lebih jauh, kita coba difinisikan dulu apa makna dari kata Menabung. Kalau menurut Wikipedia, Menabung adalah tindakan menyimpan uang untuk masa yang akan datang. Bahkan dibebarapa artikel diperjelas dengan kata-kata menabung di Bank, Celengan dan lain-lain. Nah sekarang bagaimana pendapat teman-teman mengenai istilah ini ?

Kalau kita bicara asumsi yang ditangkap oleh sebagian besar masyarakat kita adalah, menabung itu akan membuat jumlah uang akan bertambah tanpa ada istilah berkurang. Di beberapa negara bisa berbeda lagi pandangannya, karena seperti di negeri Jepang yang cenderung terjadi deflasi, maka taro uang di Bank tidak akan bertambah malah mungkin berkurang termakan biaya bulanan. Tetapi tetap saja asumsi yang didapat dengan menabung adalah tidak ada potensi kerugian kecuali tempat penyimpanannya rusak atau hilang. Misalnya kalau Bank bangkrut, kemungkinan ini pun sudah diatasi dengan adanya Lembaga Penjamin Simpanan. Kalau menabung di celengan resikonya adalah kehilangan karena pencurian.

Sementara apa itu Investasi, banyak sekali arti Investasi, tetapi saya suka menggunakan pendapat dari pakar ekonomi Kammarudin Ahmad, yaitu menempatkan uang / dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang / dana tersebut.

Kita bisa melihat bahwa definisi antara MENABUNG dan INVESTASI, sangat jauh berbeda. Dimana pada MENABUNG tidak dikenal resiko hilangnya uang karena menyimpan, sementara dalam INVESTASI karena memiliki harapan mendapat Imbal hasil yang lebih baik, ini membuat ada unsur biaya dan resiko yang menyebabkan dana kita bisa berkurang dari pokok yang ada. Resiko yang terjadi adalah adanya potensi naik dan turunnya harga per unit, karena investasi ini dihitung dalam unit. Sebagai gambaran unit ini seperti harga tanah permeter. Harga tanah per meter bisa naik dan turun, tetapi jumlah meternya tetap, jumlah luas berkurang kalau dijual atau terkena pelebaran jalan. Sementara jumlah unit di Reksadana dan Unit Link akan berkurang kalau ada withdrawal atau biaya yang di ambil. Sementara harga Unit kalau naik berarti ada potensi untung dan kalau turun akan ada potensi rugi.

Karena ada unsur resiko dan imbal hasil lebih baik, oleh sebab itu investasi semakin panjang akan semakin kecil resikonya dan semakin pendek akan semakin spekulatif hasilnya. Sementara tabungan lebih cocok buat kebutuhan jangka pendek yang biasanya di bawah dua tahun.

Ada dua produk di Industri keuangan yang seringkali dicoba dijual dengan kata-kata menabung oleh beberapa agen penjualnya. Yang pertama adalah Reksadana dan yang kedua adalah Unit Link. Pada dasarnya produk ini hampir sama cara kerjanya, hanya yang satu adalah produk murni buatan Fund Manager sementara Unit Link adalah produk merger antara perusahaan asuransi dengan Fund manager. Produk Unit Link karena ada unsur asuransinya, oleh sebab itu ada beberapa biaya yang dikenakan disini seperti Biaya Akuisisi, Biaya Administrasi, Biaya Asuransi dan Biaya Rider.

Khusus buat Unit Link karena banyak sekali biaya yang di kenakan pada awal-awal mulainya berinvestasi, oleh sebab itu sangat riskan seandainya mengejar keuntungan hanya dalam waktu 5 tahun saja. Bayangkan saya tahun pertama misalnya kena biaya akuisisi 60%, berarti kalau uang kita 10 jt tinggal 4 juta yang masuk investasi, kalau kita hitung dalam 5 tahun saja, seandainya kita dapat keuntungan 20% per tahun dan bunga berbunga, dalam 5 tahun saja hanya mencapai 8 jt rupiah saja. Coba deh hitung premi selanjutnya. Kondisi ini apakah layak dikatakan sebagai sebuah tabungan? Silahkan anda menilai sendiri.

Oleh sebab itu produk unit link sangat cocok buat digunakan secara jangka panjang yaitu di atas 10 tahun, karena resiko-resiko hidup menjadi sangat besar dalam jangka panjang (Kematian, Sakit, Cacat dan lain-lain)dan biaya akuisisi di awal sudah tertutup oleh pertumbuhan jangka panjang.

Kata-kata menabung memang mudah buat meyakinkan calon nasabah kita, tetapi mereka mau karena mereka berpikir uangnya selalu ada kapan saja, karena pemahaman menabung mereka sama agent tidak sama.

Jadi teman-teman, cobalah lebih bijak dalam menawarkan sebuah produk. Ketika terjadi kerugian, bukan berarti karena produknya jelek, tetapi lebih banyak karena salah penempatan dan ketidak mengertian kita atas penggunaan sebuah produk, seperti Gunting kuku kan bukan buat gunting rumput.

Mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat. Dito

Posted in Asuransi | Tagged , | Leave a comment