Mengatasi Biaya Rumah Sakit Mahal dengan FWD Sprint Health

Biaya Rumah Sakit dari tahun ke tahun selalu bertambah mahal, sementara kita tidak pernah tahu kapan yang namanya penyakit itu datang. Seringkali penyakit itu datang saat kita tidak siap dengan dana yang harusnya ada. Oleh sebab itu kita perlu solusi untuk mengatasinya.

Sumber : Customer Service semua RS thn 2017

Kita lihat bagaimana mahalnya biaya rumah sakit. Dan sementara mereka umumnya meminta DP buat masuk ke perawatan. Bagaimana kalau kita tidak siap dengan biaya perawatan yang diminta.

Belum lagi biaya-biaya yang dibutuhkan ketika-kita harus mendapat tindakan operasi. Banyak tindakan operasi yang harganya sangat mahal.

Bayangkan, berapa besar biaya yang harus disiapkan apabila kita terkena sakit-sakit seperti di atas. Tentunya akan membuat kita merogoh kantong lebih dalam lagi. Ini kalau kita siap dengan uangnya, bagaimana kalau tidak. Mungkin akan pinjam, atau jual aset bahkan kalau kita cukup terkenal mungkin bisa minta sumbangan kemana-mana, tapi apakah semua ini mudah?

Untuk itu perlu ada solusi untuk mengatasinya, dan solusi yang paling murah dan mudah adalah dengan asuransi kesehatan.

Sebuah Asuransi dengan tawaran yang menarik adalah FWD Sprint Health, karena asuransi ini memiliki keuntungan sebagai berikut :

  1. Melindungi semua hobi resiko tinggi.
  2. Melindungi semua jenis olahraga.
  3. Dalam satu polis bisa buat 10 anggota
  4. Dilengkapi dengan santunan harian (Bisa kombinasi dengan BPJS). Setelah pulang bisa klaim untuk mendapat uang harian selama dirawat.
  5. Menggunakan sistem As Charge (Mengganti sesuai tagihan) – Selama menggunakan harga kamar yang sesuai
  6. Memiliki pengecualian yang sedikit (Hanya 13 pengecualian)
  7. Melindungi Pilot/penumpang No-Schedule Flight dan Awak Kapal
  8. Apabila terjadi percobaan bunuh diri dan gagal, dapat menanggung biaya pengobatannya (Polis sudah berjalan 12 bulan)
  9. Apabila kamar dengan kelas yang kita ambil penuh, maka kita bisa naik satu kelas di atas maksimal 3 hari secara GRATIS (Tidak perlu bayar selisih kamar).
  10. Kartu menggunakan sistem Swipe (Gesek)
  11. Mendapat hadiah aplikasi discount FWD Max (Informasi lebih jelas klik di SINI).
  12. Memiliki Hotline 24 jam
  13. Memiliki layanan Whatsapp 24 jam
  14. Dilengkapi dengan Perlindungan Penyakit Kritis

Untuk informasi detil bisa klik di SINI. 

Bayangkan ketika kita mengalami sakit yang harus dirawat, setelah kita menentukan RS rekanan FWD, kita tinggal datang dan tunjukkan kartu langsung kita bisa masuk dan mendapat bantuan secepatnya.

Program ini pun dilengkapi perlindungan penyakit kritis, dimana apabila terjadi resiko penyakit kritis, maka selain keluar sejumlah dana (Uang Pertanggungan Penyakit Kritis) juga akan membebaskan kewajiban membayar premi.

Kelebihan lain dari program ini adalah bisa buat satu keluarga, dan dengan Family Waiver program ini menjadi semakin menarik, karena apabila tertanggung utama (Suami) meninggal dunia, maka pemegang polis otomatis berpindah ke tertanggung tambahan (istri), sehingga perlindungan tetap berjalan tanpa perlu membayar lagi.

Mau Ilustrasi silahkan hubungi 08161963144, atau isi form dibawah ini :

 

 

Posted in Asuransi Kesehatan | Tagged , , | Leave a comment

Syarat Penyakit Kritis (CI) Bisa Klaim | Seri 3

Ini adalah lanjutan dari Syarat Penyakit Kritis (CI) Bisa Klaim | Seri 2

Kebutaan
Kehilangan fungsi penglihatan dari kedua mata yang total dan tidak dapat disembuhkan sebagai akibat dari rusaknya sistem saraf penglihatan karena penyakit atau Kecelakaan.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Mata (opthalmologist).

Luka Bakar
Luka bakar derajat tiga (Seluruh lapisan Kulit) minimum 20% (dua puluh persen) dari luas permukaan tubuh Tertanggung dengan mengacu pada pedoman The Rule of Nines atau tabel Lund and Browder Body Surface.

HIV yang Didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan

1.Tertanggung terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui transfusi darah dengan kondisi sebagai berikut :

  1. Transfusi darah atas indikasi medis dan diberikan sebagai bagian dari pengobatan.
  2. Transfusi darah dilakukan di Indonesia setelah tanggal berlakunya Asuransi Tambahan Critical Illness, atau tanggal pemulihan Polis, yang mana yang terjadi paling akhir.
  3. Sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah dan lembaga tersebut dapat melacak asal dari darah yang terinfeksi HIV tersebut, dan
  4. Tertanggung bukan merupakan penderita Thalassaemia major atau Haemophilia.

2.Infeksi Human  Immunodeficiency Virus (HIV) didapatkan dari suatu kecelakaan akibat dari pekerjaannya yang terjadi setelah tanggal berlakunya Asuransi Tambahan Critical Illness, atau tanggal pemulihan Polis, yang mana yang terjadi paling akhir, selama Tertanggung melaksanakan tanggung jawab profesi yang normal dari pekerjaannya di Indonesia, dengan mengikuti  bukti dan ketentuan yang ada di perusahaan sebagai berikut:

  1. Infeksi HIV yang timbul dikarenakan kecelakaan akibat dari pekerjaannya tersebut harus dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal kecelakaan terjadi, dan
  2. Bukti bahwa kecelakaan akibat dari pekerjaannya tersebut adalah penyebab timbulnya infeksi HIV, dan
  3. Bukti bahwa sero-conversion dari HIV negatif menjadi HIV positif terjadi dalam waktu 180 (seratus delapan puluh) hari setelah kecelakaan terjadi. Bukti ini harus dilengkapi dengan melakukan test antibodi HIV negatif dalam waktu 5 (lima) hari sejak tanggal kecelakaan akibat dari pekerjaannya.
  4. Infeksi HIV yang disebabkan oleh penyebab lain termasuk kegiatan seksual dan penggunaan obat-obatan secara Intavena dikecualikan dari penyakit ini.

Manfaat ini hanya berlaku jika pekerjaan Tertanggung adalah Tenaga Medis, pelajar Tenaga Medis, perawat  berijazah,  teknisi  laboratorium, dokter gigi, paramedis, yang bekerja di pusat kesehatan atau  klinik (di Indonesia).

Manfaatini tidak berlaku apabila telah dilakukan pengobatan medis untuk mengobati AIDS atau untuk mengobati dampak dari infeksi virus HIV, atau penatalaksanaan untuk mencegah terjadinya AIDS. Pengobatan yang dimaksud adalah pengobatan yang membuat HIV tidak aktif dan tidak menyebabkan infeksi.

Terminal Illness
Dalam kondisi penyakit atau stadium akhir yang diderita Tertanggung berdasarkan diagnosis dari Dokter pemeriksa    serta hal tersebut telah disetujui oleh Dokter Kami bahwa harapan hidup Tertanggung kurang dari 12 (dua belas) bulan.

Skleroderma progresif
Suatu penyakit pembuluh darah kolagen yang sistemik yang menyebabkan terjadinya fibrosis menyeluruh secara   progresif didalam kulit, pembuluh darah dan organ-organ tubuh yang lain. Diagnosa penyakit ini harus didukung oleh biopsi dan bukti pendukung hasil serologi dan penyakit ini harus sesuai dengan proporsi sistemik yang berhubungan dengan jantung, paru-paru dan ginjal.

Pengecualian untuk penyakit ini adalah:

  1. Skleroderma lokal (skleroderma yang linear atau morphea)
  2. Eosinophilic Fascitis; dan
  3. Sindroma CREST

Hilangnya kemandirian hidup
Hilangnya kemandirian hidup dimana terjadi Ketidakmampuan permanen untuk melakukan 3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari dengan atau tanpa alat pendukung, alat khusus atau alat bantu lain, yang terjadi selama 6 (enam) bulan berturut-turut.

Hilangnya kemandirian hidup ini harus dikonfirmasi oleh Dokter Spesialis.

Kematian selaput otot atau jaringan (gangrene)

  1. Gejala-gejala klinis yang memenuhi  kriteria diagnostik  untuk  kematian selaput otot atau jaringan;
  2. Infeksi bakteri spesifik; dan
  3. Kerusakan otot yang luas yang menyebabkan kehilangan fungsi yang total dan tetap yang mengenai 2 atau lebih anggota gerak minimum sebatas pergelangan kaki/ tangan atau mengenai 1 anggota gerak minimum sebatas lutut/ siku.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis.

Rheumatoid Arthritis Berat
Rheumatoid arthritis kronis sebagai akibat gangguan autoimun yang didiagnosa oleh Dokter Spesialis Rematologi dan Imunologi. Karakteristik dari penyakit ini adalah harus memenuhi semua kriteria:

  1. Berdasarkan diagnosa dari American College of Rheumatology, dan
  2. Kerusakan dan kelainan bentuk paling sedikit 3 (tiga) dari sendi-sendi berikut ini: sendi tangan interphalangeal, sendi pergelangan tangan, siku, lutut, persendian pinggul, pergelangan kaki, tulang leher atau sendi kaki interphalangeal. Semua gejala yang timbul harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan klinis dan studi Imaging yang memperlihatkan adanya perubahan tersebut, dan
  3. Ketidakmampuan fisik menyebabkan Ketidakmampuan melakukan 3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari tanpa bantuan orang lain secara terus menerus selama periode minimum 6 (enam) bulan.

Lupus Eritomatosus Sistemik ( Systemic Lupus Erythematosus)
Penyakit autoimun yang multisistem dan multifaktor yang ditandai oleh perkembangan auto antibodi untuk menyerang berbagai organ tubuh.

Jenis Lupus Eritomatosus Sistemik yang ditanggung adalah jenis-jenis Lupus Erimatosus Sistemik yang melibatkan ginjal (Lupus Nefritis Kelas III, IV dan V), yang dipastikan dengan biopsi ginjal, dan sesuai dengan klasifikasi WHO di bawah ini:

Kelas III : Focal Segmental Proliverative Lupus Glomerulonephritis

Kelas IV: Diffuse Proliverative Lupus Gromerulonephritis

Kelas V : Membranous Lupus Gromerulonephriris.

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis Rematologi dan Imunologi.

Jenis Lupus diskoid dan jenis-jenis  yang melibatkan persendian serta sistem hematologi tidak termasuk dalam kriteria ini.

Posted in Asuransi | Tagged , | Leave a comment

Syarat Penyakit Kritis (CI) Bisa Klaim | Seri 2

Ini adalah lanjutan dari seri Penyakit Kritis dari sebelumnya.

Penyakit Alzheimer
Kriteria yang harus dipenuhi:

  1. Kemunduran atau hilangnya kemampuan intelektual atau tingkah laku yang tidak normal yang dibuktikan melalui evaluasi klinis, kuesioner / tes standar yang dapat diterima mengenai Penyakit Alzheimer dan teknik Imaging.
  2. Gangguan otak organik degeneratif yang tidak dapat pulih kembali, yang mengakibatkan penurunan fungsi mental dan sosial yang nyata,  dan
  3. Diperlukan pengawasan terus-menerus terhadap Tertanggung.

Diagnosa harus secara klinis ditegakkan oleh Dokter Spesialis yang sesuai.

Penyakit Motor Neuron
Diagnosa yang pasti tanpa keraguan mengenai Penyakit Motor Neuron yang disebabkan degenerasi progresif  pada batang  otak dan Anterior horn cells atau neuron bulbar efferent termasuk Spinal Muscular Atrophy, Progressive Bulbar Palsy, Amyotrophic Lateral Sclerosis dan Primary Lateral Sclerosis.

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf, disertai bukti bahwa penyakit berjalan progesif dan mengakibatkan defisit neurologis yang permanen.

Multiple Sclerosis
Penyakit yang menyebabkan demilelinisasi otak dan sumsum tulang

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis saraf yang menegaskan kombinasi:

  1. Gejala-gejala yang mengarah pada serabut-serabut (substansi putih) yang meliputi saraf optik, batang otak, dan sumsum tulang belakang, yang mengakibatkan defisit neurologis berupa gangguan koordinasi/ fungsi sensorik motorik dan atau gangguan emosi yang berlangsung minimum selama 6 (enam) bulan,dan
  2. Terdapat satu atau lebih episode gangguan-gangguan neurologis yang melibatkan berbagai kombinasi defisit neurologis.

Kerusakan system Saraf yang disebabkan oleh penyebab lain seperti SLE dan HIV dikecualikan dari penyakit ini.

Distrofi Muskular ( Muscular Dystrophy)
Kumpulan dari penyakit degenerasi otot karena kelainan genetik yang menyebabkan kelemahan atau atrofi (penyusutan) otot. Diagnosa harus ditegakkan secara pasti oleh Dokter Spesialis Saraf, dan bukti tersebut harus didasarkan atas kriteria:

  1. Penilaian aktivitas sehari-hari yang menunjukkan Ketidakmampuan Tertanggung untuk melakukan minimum  3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari dengan atau tanpa bantuan yang berlangsung minimum selama 6 (enam) bulan,
  2. Riwayat keluarga Tertanggung, dan
  3. Gambaran Elektromiogram yang khas atau hasil biopsi otot.

Kelumpuhan
Hilangnya secara total dan permanen atas fungsi dua atau lebih anggota gerak sebagai akibat Kecelakaan, atau kelaian dari saraf tulang belakang, yang berlangsung terus menerus selama minimum 6 ( enam) minggu.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf.

Kerusakan sistem saraf yang disebabkan oleh penyebab lain seperti SLE dan HIV dikecualikan dari penyakit ini.

Poliomyelitis

  1. Adanya infeksi virus Polio yang menyebabkan kelumpuhan/gangguan fungsi motorik dan atau pernapasan, dan
  2. Ketidakmampuan untuk melakukan 3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari secara terus menerus selama minimum 3 (tiga) bulan.

Terputusnya akar-akar Saraf Plexus Brachialis

Kehilangan fungsi sensorik yang menetap dan menyeluruh dari anggota gerak atas yang disebabkan oleh terputusnya 2 (dua) atau lebih akar Saraf plexus brachialis diakibatkan kecelakaan atau luka. Luka yang menyeluruh dari 2 (dua) atau lebih akar Saraf harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan elektrodiagnostik yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Saraf.

Penyakit Kaki Gajah Kronis
Penyakit kaki gajah kronis dengan karakteristik:

  1. Pembengkakan yang berat dan menetap mulai dari lengan dan kaki atau bagian tubuh lain yang diakibatkan oleh penyumbatan kelenjar Limfe, dan
  2. Ditemukan adanya infeksi microfilaria dari hasil pemeriksaan laboratorium.

Pengecualian :

Lymphatic obstruction (penyumbatan kelenjar limfe) disebabkan oleh penyakit akibat:

  1. hubungan seksual,
  2. kanker,
  3. luka,
  4. bekas luka operasi,
  5. radiasi,
  6. gagal jantung atau
  7. kelainan

 Operasi scoliosis idiopatik
Operasi scoliosis idiopatik (yang tidak diketahui penyebabnya) dimana dilakukan dengan operasi spinal untuk mengkoreksi curvatura tulang belakang yang tidak normal kembali kebentuk normal (berbentuk garis lurus yang tampak dari punggung).

Yang dimaksud kondisi scoliosis ini adalah posisi curva tulang belakang melebihi 40 derajat sudut cobb.

Kanker
Penyakit yang ditandai dengan adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.

Diagnosa harus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan jaringan (histopatologi) dan dikonfirmasi oleh Dokter Spesialis Onkologi atau Patologi.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan dari kriteria ini adalah:

  1. Semua tumor kulit selain Melanoma Malignum,
  2. Carsinoma Insitu dan tumor yang secara histologi mengambarkan prekanker atau tidak invasif, termasuk tapi tidak terbatas pada Karsinoma In Situ payudara, Cervical Dysplasia  dengan tingkatan CIN1, CIN 2 dan CIN 3
  3. Hyperkeratoses, basal cell and squamous skin cancer, dan melanoma dengan ketebalan yang kurang dari 1,5 mm Breslow, atau kurang dari Clark Level 3 kecuali ada bukti yang menunjukan adanya  penyebaran,
  4. Kanker kelenjar prostat yang secara histopatologi digambarkan dalam klasifikasi TNM sebagai T1a atau T1b atau kanker kelenjar prostat berdasarkan klasifikasi Lesser atau klasifikasi lain dengan tingkatan yang setara, Papillary microcarcinoma kelenjar thyroid dengan diameter kurang dari 1 cm dan tingkat klasifikasi T1N0M0, Papillary microcarsinoma kantung kemih, dan Chronic Lymphocytic Leukemia kurang dari RAI stage 3; dan
  5. Semua tumor yang disebabkan karena infeksi HIV.

Anemia Aplastik

Gagalnya fungsi sumsum tulang yang kronis dan persisten yang mengakibatkan anemia, neutropenia dan trombositopenia yang memerlukan sedikitnya salah satu perawatan di bawah ini:

  1. Transfusi darah, atau
  2. Obat penstimulasi sumsum tulang, atau
  3. Obat immunosupresif, atau
  4. Transplantasi sumsum tulang.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis berdasarkan hasil biopsi sumsum tulang.

Hepatitis Viral Fulminan
Kematian jaringan ( nekrosis) hati yang submasif sampai masif (total) akibat Virus Hepatitis yang mengarah pada percepatan timbulnya kegagalan fungsi hati.

Kriteria diagnostik yang harus ada:

  1. Penciutan ukuran hati secara cepat,
  2. Kematian jaringan (nekrosis) hati meliputi hampir seluruh lobus hati dan hanya menyisakan kerangka retikuler yang rusak,
  3. Tes fungsi hati yang memperlihatkan adanya kerusakan parenchim hati yang cepat dan massif,
  4. Bagian tubuh yang semakin nyata berwarna kuning (ikterik), dan
  5. Hepatic ensefalopati.

Penyakit Hati Kronis

Penyakit hati tahap akhir yang ditandai dengan semua hal berikut:

  1. Seluruh bagian tubuh yang semakin berwarna kuning (ikterik),
  2. Ascites, dan
  3. Hepatic ensefalopati

Pankreatitis Menahun yang Berulang
Pankreatitis menahun yang berulang sebagai akibat dari kerusakan pankreas yang berat dan progresif, dimana kondisi ini disebabkan oleh:

  1. Pankreatitis akut yang terjadi berulang selama 2 tahun berturut-turut,
  2. Penumpukan kalsium yang merata di pankreas yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan imaging, dan
  3. Kegagalan fungsi pankreas yang menahun dan berlangsung terus menerus yang menyebabkan gangguan penyerapan di usus (lemak berlebih dalam feces) atau penyakit kencing manis.

 Colitis Ulcerative Berat / Cronh’s disease
Penyakit yang ditandai dengan karakteristik memenuhi minimum 2 (dua) kriteria dari ketentuan di bawah ini:

  1. Pengangkatan total usus besar ,
  2. Pengangkatan sebagian atau beberapa bagian dari usus dengan beberapa kali pembedahan yang berbeda,
  3. Ascending sclerosing cholangitis sebagai penyakit penyerta dengan penyakit ini,
  4. Hepatitis aktif kronis autoimmune dan sirosis yang dibuktikan dengan pemeriksaan patologi,
  5. Karsinoma in situ usus besar.

Gagal Ginjal
Gagal ginjal tahap akhir, yang ditandai dengan kegagalan berfungsinya kedua ginjal yang kronis dan tidak dapat dipulihkan kembali, sehingga memerlukan cuci darah (dialisi) yang permanen atau transplantasi ginjal.

Diagnosis ditegakkan oleh Dokter Spesialis Ginjal ( Nephrolog) atau dokter spesialis yang sesuai.

Penyakit Kista Medullary
Penyakit ginjal yang progresif herediter dikarakteristikan dengan adanya kista pada medulla, atrofi tubular dan fibrosisintersisial dengan manifestasi berupa anemia, poliuria (banyak mengeluarkan air seni) dan kehilangan sodium melalui ginjal, kemudian berkembang menjadi gagal ginjal yang kronis. Diagnosis ini harus didukung dengan hasil biopsi ginjal.

Transplantasi Organ Vital Tubuh
Mengalami operasi sebagai penerima transplantasi dari:

  1. Sumsum tulang manusia (haematopoitic stem cells) yang didahului oleh ablasi total sumsum tulang; atau
  2. Satu dari organ-organ manusia yaitu: ginjal, jantung, hati, paru-paru, atau pankreas, sebagai akibat dari kegagalan tahap akhir dari fungsi organ tersebut.

Transplantasi sel induk (Stem Cell) lain dikecualikan dari kriteria ini.

Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
Kehilanganfungsi berbicara secaratotal dan tidak bisa disembuhkan sebagai akibat dari kecelakaan atau penyakit            pada pita suara.

Ketidakmampuan berbicara ini harus berlangsung secara terus menerus selama kurun waktu 12 (dua belas) bulan. Diagnosa ditegakkan dengan bukti-bukti pendukung dari Dokter Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT).

Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
Kehilangan fungsi pendengaran pada kedua belah telinga secara total dan tidak dapat disembuhkan sebagai akibat dari sakit atau Kecelakaan.

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) dan didukung oleh hasil audiometri dan uji pendengaran yang disertifikasi oleh Dokter Spesialis THT dimana Tertanggung memiliki ambang dengar di atas 90 (sembilan puluh) desibel.

Baca lanjutannya di SINI

Posted in Asuransi | Tagged , | Leave a comment

Syarat Penyakit Kritis (CI) Bisa Klaim | Seri 1

Penyakit Kritis – Critical Illness (CI) adalah sebuah produk yang ada di banyak perusahaan asuransi, sayangnya adalah banyak agen yang nggak menjelaskan kondisi bagaimana klaim bisa dilakukan. Karena setiap Penyakit Kritis memiliki syarat-syarat tertentu untuk melakukan klaim.

Secara umum Program ini memiliki batasan buat klaim maksimal adalah 90 hari setelah di diagnosa oleh Dokter. Jadi berkas harus sudah dimasukkan sebelum batas waktu diatas.

Syarat-syarat klaim dari setiap penyakit pada Penyakit Kritis adalah :

Serangan Jantung Pertama
Infark sebagian otot jantung sebagai akibat kurangnya suplai darah ke jantung.

Kriteria diagnostic yang harus dipenuhi pada saat terjadinya serangan tersebut adalah harus memenuhi 3 (tiga) dari 5 (lima) kriteria tersebut di bawah ini:

  1. Adanya nyeri dada khas pada saat serangan;
  2. Terjadinya perubahan-perubahan gambaran elektrokardiogram (EKG) yang khas untuk Infark Myocardial stadium dini dan;
  3. Terjadinya peningkatan pada kadar enzim jantung CK-MB;
  4. Terjadinya peningkatan Troponin (T or I);
  5. Left Ventricular Ejection fraction kurang dari 50% (lima puluh persen) yang berlangsung selama 3 (tiga) bulan atau lebih setelah serangan.

Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius

Penyempitan pada salah satu arteri koroner minimum seluas 75% ( tujuh puluh lima persen) dan pada 2 (dua) arteri koroner  lainnya minimum seluas 60% (enam puluh persen) yang dibuktikan dengan angiografi, tanpa memandang apakah operasi sudah dilakukan atau belum.

Arteri koroner yang dimaksud adalah Left Main Coronary Artery (LC), Left   Anterior Descending Artery (LAD), Circumflex Artery dan Right Coronary Artery (RC).

Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner

Angioplasti balloning atau tindakan katerisasi intra-arterial untuk mengobati penyempitan pembuluh koroner yang bermakna, minimum seluas 70% (tujuh puluh persen), dari satu atau lebih pembuluh darah arteri koroner yang dibuktikan dari angiografi. Tindakan ini harus atas indikasi medis dan berdasarkan pertimbangan yang dibuat oleh Dokter Spesialis Jantung.

Arteri koroner yang dimaksud adalah Left Main Coronary Artery (LC), Left Anterior Descending Artery (LAD), Circumflex Artery dan Right Coronary Artery (RC).

Tindakan Diagnostik dengan angioplasti dikecualikan dari kriteria ini.

Operasi Jantung Koroner
Operasi  dengan  membuka  dinding  dada  untuk  mengkoreksi penyempitan atau sumbatan pada satu  atau  lebih arterikoroner jantung.

Diagnosa ditegakkan berdasarkan  Angiografi  yang  menunjukkan  adanya penyumbatan  pembuluh darah  koroner  yang bermakna dan tindakan tersebut harus berdasarkan pertimbangan medis yang dibuat oleh Dokter Spesialis jantung.

Teknik yang tidak memerlukan pembedahan, seperti Angioplasti, semua teknik kateterisasi intra-arterial, termasuk prosedur keyhole atau prosedur dengan sinar laser, dikecualikan dari kriteria ini.

Operasi Penggantian Katup Jantung
Operasi dengan membuka jantung untuk mengganti atau memperbaiki kelainan katup jantung.

Diagnosa adanya kelainan katup jantung harus ditegakkan berdasarkan kateterisasi jantung atau ekokardiografi dan tindakan tersebut harus berdasarkan pertimbangan medis yang dibuat oleh Dokter Spesialis Jantung.

Operasi Pembuluh Aorta
Operasi yang dilakukan untuk memperbaiki/mengkoreksi aneurisma, penyempitan, penyumbatan atau ruptur traumatik pembuluh aorta yang memerlukan eksisi dengan membuka rongga dada (torakotomi) atau  rongga perut (laparatomi).

Pembuluh aorta yang dimaksud adalah aorta thorakalis dan abdominalis, tidak termasuk percabangannya.

Pembedahan yang bersifat minimum invasif atau teknik intra arterial dikecualikan dari kriteria ini.

Kardiomiopati (Cardiomyopathy)
Diagnosis penyakit ini ditegakkan oleh Dokter Spesialis jantung dan dibuktikan dengan dan dibuktikan dengan adanya ejection fraction yang rendah (< 40%) dengan pemeriksaan ekocardiografi, berlangsung terus menerus selama minum 3 bulan. Penyakit ditandai dengan gangguan fungsi bilik jantung yang menyebabkan Ketidakmampuan fisik secara permanen sesuai dengan derajat minimum Kelas III Klasifikasi “New York Heart Association Classification of Cardiac Impairment” sebagai berikut :

Kelas III: Ketidakmampuan yang bermakna ditandai dengan Tertanggung dalam kondisi yang  nyaman dalam posisi istirahat tapi kemampuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sangat terbatas dari biasanya dan menunjukan gejala-gejala dari gagal jantung kongestif.

Kelas IV: Ketidakmampuan melakukan aktivitas apapun. Gejala-gejala gagal jantung kongestif timbul meskipun dalam kondisi istirahat. Setiap ada peningkatan aktivitas fisik, ketidaknyamanan akan terjadi.

Kardiomiopati yang disebabkan oleh iskemia jantung dan keracunan (termasuk alkohol dan obat-obatan) dikecualikan dari kriteria ini.

Penyakit Kawasaki yang Mengakibatkan Komplikasi pada Jantung
Komplikasi penyakit Kawasaki pada jantung ini harus memenuhi kriteria :

  1. Pelebaran/aneurisma dari arteri koroner yang berlangsung secara terus menerus selama 6 (enam) bulan yang diakibatkan oleh penyakit Kawasaki dan dibuktikan dengan pemeriksaan ekokardiografi, dan
  2. Pelebaran/aneurisma tersebut berukuran minimum 6 milimeter

Diagnosa dari penyakit ini ditegakkan oleh Dokter Spesialis anak atau Dokter Spesialis lain yang sesuai.

Hipertensi Pulmonal Primer (Primary Pulmonary Hypertension)
Kelainan patologis dimana terjadi peningkatan tekanan pulmonum (pada pembuluh darah paru) akibat gangguan struktur, fungsi atau sirkulasi paru-paru sehingga mengkibatkan pembesaran bilik kanan jantung dan memenuhi kriteria di bawah ini :

  1. Menyebabkan Ketidakmampuan fisik permanen sesuai dengan Kelas IV Klasifikasi “New York Heart Association Classification of Cardiac Impairment”, dan
  2. Harus ada bukti bahwa tekanan pulmonal menetap lebih dari 30 (tiga puluh) mmHg minimum selama periode 6 bulan secara terus menerus.

Diagnosis Penyakit ini ditegakkan oleh Dokter Spesialis Jantung atau Dokter spesialis lain yang sesuai dan dibuktikan dengan pemeriksaan klinik dan kateterisasi jantung.

Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
Penyakit paru-paru tahap akhir termasuk penyakit paru-paru intersisial yang disebabkan oleh penyakit gagal pernafasan yang kronik.

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis Paru dan harus memenuhi kriteria di bawah ini:

  1. Memerlukan terapi oksigen yang ekstensif dan permanen,
  2. Hasil test fungsi paru FEV1 secara konsisten kurang dari 1 liter,
  3. Analisa gas darah arteri dengan tekanan partial oksigen sama dengan atau kurang dari 55 mmHg (PaO2 < 55 mmHg), dan
  4. Sesak nafas walaupun sedangberistirahat.

Stroke
Penyakit akibat gangguan pembuluh darah otak, termasuk kematian jaringan otak, pendarahan otak/subarachnoid, trombosis atau embolisasi otak.

Diagnosis ini harus memenuhi kriteria di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis yang permanen yang ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan, dan
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerized Tomography, atau teknik Imaging lain yang sesuai dengan diagnosa Stroke yang baru terjadi.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan:

  1. Transient Ischaemic Attack, Reversible Ischaemic Neurological Disorder, atau Minor Stroke ( Stroke ringan),
  2. Kerusakan otak yang disebabkan oleh kecelakaan atau cedera, infeksi, vaskulitis, dan penyakit radang,
  3. Penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi mata atau Saraf mata, termasuk istilah Stroke Mata, dan
  4. Gangguan iskemik dari sistem keseimbangan/vestibular.

Stroke yang memerlukan operasi arteri carotid
Operasi arteri carotid (Carotid Endarterectomy) oleh Dokter Spesialis Bedah Saraf yang diperlukan untuk membuang timbunan plak di arteri carotid pada stroke yang telah berlangsung lebih dari 6 (enam) bulan. Operasi ini atas dasar indikasi medis dan direkomendasikan oleh Dokter Spesialis Saraf untuk mencegah berulangnya serangan ischemic cerebrovascular.

Koma
Keadaan tidak sadar tanpa adanya reaksi atau respons terhadap rangsangan dan memenuhi kriteria di bawah ini:

  1. Tidak adanya respon terhadap rangsang eksternal atau kebutuhan internal yang  berlangsung terus-menerus sehingga memerlukan alat penunjang kehidupan, termasuk respirator, selama sedikitnya 96 (sembilan puluh enam) jam.
  2. Defisit neurologis yang permanen selama minimum 42 (empat puluh dua) hari, yang ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf.

Trauma Kepala Serius
Kecelakaan yang menyebabkan luka pada kepala sehingga mengakibatkan defisit neurologi permanen yang timbul kurang dari 6 (enam) minggu sejak Kecelakaan terjadi sehingga Tertanggung tidak dapat melakukan 3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari selama minimum 6 (enam) bulan.

Diagnosa ini harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf dan didukung pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerized Tomography, atau tehnik Imaging lainnya yang diakui.

Kecelakaan harus terjadi secara langsung  dari luar tubuh secara kasat mata dan tidak tergantung dari sebab yang lain.

Kondisi dibawah dikecualikan dari kriteria ini:

  1. Luka/Trauma pada spinal cord , dan
  2. Luka pada kepala dikarenakan sebab lainnya.

Meningitis Bakteri
Peradangan selaput otak atau sumsum tulang belakang oleh bakteri sehingga terjadinya defisit neurologis  permanen yang berlangsung selama minimum 6 (enam) minggu.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf dan didapatkan adanya infeksi bakteri didalam cairan otak pada punksi lumbal.

Radang Otak (ensefalitis)
Peradangan otak (hemisphere otak besar, batang otak atau otak kecil) oleh infeksi virus sehingga terjadi defisit neurologis pemanen (dapat berupa retardasi mental, emosi yang labil, gangguan penglihatan/ pendengaran/ berbicara, kelemahan atau kelumpuhan) yang berlangsung selama minimum 6 (enam) minggu.

Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf.

Radang otak yang disebabkan oleh infeksi HIV dikecualikan dari kriteria ini.

Aneurisma pembuluh darah otak yang mensyaratkan pembedahan.
Pembedahan otak untuk memperbaiki pelebaran yang tidak normal dari pembuluh arteri cerebral yang melibatkan seluruh lapisan dari tiga lapisan dinding pembuluh darah arteri cerebral. Diagnosa harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis bedah Saraf dengan menggunakan pemeriksaan standar cerebral angiografi dimana hasil pemeriksaan tersebut mengindikasikan untuk dilakukan operasi terbuka.

Pengecualian:

  • Infeksi dan mycotic aneurisma,
  • Craniotomi terbatas dan prosedur burr hole.

Apallic Syndrome
Kerusakan jaringan otak secara menyeluruh dengan tidak melibatkan batang otak dan berlangsung terus menerus selama minimum 1 (satu) bulan. Diagnosis harus ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf.

 Tumor Otak Jinak
Ancaman hidup yang disebabkan oleh tumor otak, yang bukan kanker, yang menimbulkan kerusakan otak dan gejala-gejala peningkatan tekanan di dalam tengkorak seperti papilloedema (pembengkakan papil), gangguan mental, gila dan gangguan indra.

Diagnosa ditegakkan oleh Dokter Spesialis Saraf dan didukung hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerized Tomography, atau tehnik Imaging lainnya yang diakui.

Kista, granuloma, perkapuran, kelainan bentuk pada atau dari arteri atau vena dari otak (AVM), hematoma, meningioma, neuroma akustik dan tumor kelenjar hipofisis atau sumsum tulang belakang dikecualikan dari kriteria ini.

Penyakit Parkinson
Diagnosa yang pasti tanpa keraguan mengenai penyakit Parkinson Idiopatic yang ditegakkan oleh Dokter Spesialisi Saraf dan memenuhi kriteria di bawah ini:

  1. Tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan,
  2. Menunjukan tanda-tanda kerusakan yang progresif,
  3. Ketidakmampuan dalam melakukan minimum 3 (tiga) dari 5 (lima) Aktivitas Hidup Sehari-hari dan Ketidakmampuan tersebut berlangsung secara terus menerus selama minimum 6 (enam) bulan.

Parkinson yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan atau bahan toksik dikecualikan dari kriteria ini.

Untuk selanjutnya silahkan baca Syarat Penyakit Kritis (CI) Bisa Klaim | Seri 2

Posted in Asuransi | Tagged , , | Leave a comment

Persiapan Dunia dan Akhirat

Kita selama ini bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup kita dan Keluarga. Rasa sayang dan cinta kepada keluarga kita kita wujudkan dengan penghasilan yang tentunya diberikan untuk kebahagiaan mereka. Dan penghasilan itu dibutuhkan untuk kebutuhan di dunia.

Kehilangan penghasilan merupakan hal yang menakutkan bagi seorang kepala rumah tangga. Tetapi selama kita masih sehat tentunya penghasilan masih bisa kita upayakan lagi. Masalahnya siapa yang dapat jamin kita selalu sehat?

Selain itu kita harus mempersiapkan masa depan kita untuk dunia di hari tua dengan investasi dan akhirat dengan Amal dan Ibadah kita dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari. Dan kita juga harus menjaga keluarga kita apabila kehilangan kita mereka tidak juga kehilangan penghasilan kita.

Bayangkan, ketika terpaksa kita harus meninggal dunia, dan kita belum sempat meninggalkan warisan yang cukup untuk keluarga kita, sehingga penghasilan kita hilang begitu saja. Siapakah yang akan menggantikan penghasilan kita? Terpaksa keluarga kita akan bekerja keras dengan menurunkan gaya hidup dan bekerja keras mencari penghasilan. Bagaimana kalau mereka tidak berhasil ?

Kami sediakan produk yang Insha Allah dapat membantu teman-teman mempersiapkan ketiganya Hari Tua dengan Investasi, Penghasilan kita dengan Proteksi dan akhirat kita dengan Waqaf dalam satu produk kami BEBAS IKHTIAR

Baca juga : Bebas Ikhtiar

Kelebihan Produk ini adalah :
1.Investasi mulai 200 rb per bulan
2.Investasi 100% mulai tahun ke 2
3.30% dari Uang Pertanggungan dapat di hibahkan melaui Dompet Dhuafa/Lembaga Waqaf
4.Ada donasi dalam bentuk Zakat, Hibah dan Infaq
5.Bonus kepersertaan sampai dengan160%
6.Bonus Kelebihan Undewriting sampai 50%
7.Bebas Pajak setelah tahun ke 3
8.Investasi dan Perlindungan sudah mendapat sertifikat halal dari MUI
9.Di awasi oleh OJK dan MUI (Lewat Dewan Syariah Nasional)

Contoh :
Bp.Bijak Usia 33 tahun, buat persiapan hari tuanya menabung 2 jt per bulan.

Apabila terjadi resiko meninggal dunia karena Sakit
700 jt untuk keluarga + Investasi yang terbentuk saat meninggal
300 jt Hibah/Waqaf melalui Dompet Dhuafa

Apabila terjadi resiko meninggal dunia karena kecelakaan
1,05 Milyar untuk keluarga
450 jt Hibah/Waqaf melalui Dompet Dhuafa

Apabila tetap Sehat
Usia 55 tahun kira-kira 5 M
Usia 60 tahun kira-kira 14 M

Apabila terkena Penyakit Kritis atau Catat Total Tetap maka PREMI BEBAS

Ingin tahu lebih detail?

Hubungi :
Dito di 08161963144 (https://bangdito.com/profil)

Posted in Asuransi Syariah | Tagged , , | Leave a comment

Click To Meet Cara Baru Pilih Agen

Click To Meet adalah pendekatan yang berbeda dari FWD Life kepada para calon nasabahnya. Ini sebuah program terbaru yang diluncurkan oleh FWD Life. Program ini sebuah terobosan yang unik dan tentunya pertama di Indonesia.

Dengan Click To Meet kita dapat mengatur jadwal dengan agen pilihan sendiri, hanya dengan menggunakan smart phote alias Handphone saja. Agen-agen yang ada dalam program ini adalah orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan yang sudah teruji.

Disini nasabah dapat memilih agen hanya lewat 3 langkah yang sangat mudah.

Click To Meet

Contoh, untuk membuat janji dengan Penulis.

Setelah klik gambar di atas, maka akan keluar pilihan :

Misalnya kita pilih yang warna hijau (Saya ingin berdiskusi lebih lanjut kebutuhan asuransi dengan agen). Setelah dipilih, maka akan keluar :

Keluar pilihan Kota dimana kita berada, dan misalnya disini di pilih Jakarta Selatan. Dan akan keluar tahapan berikutnya :

Akan keluar meeting point Excelso. Sebagai informasi tambahan, FWD Life kerjasama dengan Excelso di seluruh Indonesia sebagai meeting point agen-agennya. Bahkan dengan FWD Max, kita akan mendapat discount disini. Setelah memilih salah satu tempat, maka akan keluar pilihan berikutnya :

Pilih kriteria Agen yang diinginkan, dalam hal ini penulis memiliki kriteria di atas. Dan setelah itu akan keluar foto-foto Agen yang memiliki kriteria yang sama, tinggal kita pilih gambar sesuai kriteria kita. Dan gambar penulis adalah :

Setelah memilih gambar di atas, akan keluar data agen seperti gambar dibawah ini.

Setelah itu, isilah data supaya agen dapat menghubungi Anda.

Setelah itu akan keluar data konfirmasi.

Sekarang tinggal menunggu agen Anda menghubungi. Lihat ini adalah sebuah cara yang mudah dalam memilih agen yang sesuai dengan kriteria kita.

Agen-agen yang berada di dalam Click To Meet adalah agen yang telah mengikuti pilihan khusus. Jadi diharapkan mereka semua dapat memberikan layanan prima kepada para nasabahnya.

Ayo, coba program ini dan dapatkan layanan terbaik dari FWD Life.

Silahkan coba Click To Meet melalui 3 langkah mudah dengan klik di SINI atau langsung menghubungi penulis di 08161963144 atau lihat profil penulis di SINI.

 

Posted in Berita FWD | Tagged , , , | Leave a comment

Belajar Asuransi Syariah

Asuransi Syariah

Banyak jenis dari Asuransi Syariah, ada asuransi umum dan ada juga Asuransi Jiwa Syariah. Dalam tulisan ini kita persempit pembicaraan hanya mengenai Asuransi Jiwa Syariah saja. Sebagai perwujudan kasih sayang kepada keluarga, banyak cara yang dapat dilakukan oleh orang, salah satunya adalah memberikan perlindungan berupa asuransi. Banyak asuransi di luar sana, tetapi saat ini Asuransi Jiwa Syariah memberikan pilihan yang cukup menarik untuk dilihat.

Apa itu asuransi Jiwa syariah?

Asuransi Jiwa Syariah adalah produk asuransi jiwa yang dibuat dan diterbitkan dengan menggunakan ketentuan yang syariah.

Asuransi Syariah ini mengutamakan prinsip berbagi resiko. Jadi dana nasabah yang biasa disebut dengan Cost of Insurance (bukan premi) ditaruh diluar perusahaan asuransi jiwa. Dana kontribusi ini dibayarkan secara hibah ke dalam kumpulan dana atau pool of fund yang disebut sebagai dana tabaru. Sementara perusahaan Asuransi hanya bertindak sebagai penyelenggara akan mendapat dana bagi hasil dari pengelolaan Pool of Fund ini.

Ketika salah satu peserta mengalami resiko, maka seluruh peserta lain akan turut membantu secara finansial, di mana klaim yang sesuai syarat dan ketentuan polis akan dibayarkan dari dana tabarru ini.

Produk-produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi atau biasa disebut unit link sangat populer saat ini. Karena produk ini selain tersedia perlindungan jiwa juga ada manfaat investasinya, dan yang menarik produk semacam ini sangat fleksibel, bisa di tambah kapan saja, bisa diambil kapan saja, bisa dipindah-pindah investasinya dan lain-lain. Selain itu di model syariah pengelolaan semuanya termasuk investasi diawasi dengan ketat oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Sehingga investasinya juga relatif stabil. Dengan terlibatnya MUI maka semakin jelaslah bagaimana Hukum Asuransi Jiwa dalam Islam.

Manfaat asuransi syariah

Produk asuransi jiwa syari’ah merupakan sebuah pilihan yang menarik bagi warga muslim yang ingin menabung model investasi yang dikelola secara Syari’ah. Tetapi sebetulnya yang memilih produk semacam ini cukup beragam, tidak hanya kaum Muslim saja, malah apa dilakukan Sharia Landscape Survey pada tahun 2016 yang dilakukan Nielsen di Indonesia, terdapat sekitar 7% peminat asuransi jiwa syari’ah dari kalangan non muslim. Mungkin sekarang terus bertambah seiiring dengan meningkatnya kwalitas produk-produk ini.

Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, asuransi jiwa syariah semakin diminati di Indonesia. Hal ini terbukti dengan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AASI) Kuartal II 2016, terdapat peningkatan asset dan total investasi asuransi jiwa syariah di Indonesia sebesar 26%.

Produk ini dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti:

  1. Tabungan Pendidikan,
  2. Tabungan Haji dan Umroh,
  3. Program ASKES (Asuransi Kesehatan),
  4. Income Protection,
  5. Tabungan Pensiun,
  6. Perlindungan Penyakit Kritis dll.
 
Dari begitu banyak banya dalam daftar perusahaan berbasis syariah, salah satunya adalah FWD Life Syariah dan mereka baru mengeluarkan sebuah produk baru yang sangat menarik yaitu FWD Bebas Ikhtiar. FWD Indonesia adalah perusahaan patungan antara Indonesia dengan Hongkong. 
Posted in Asuransi Syariah | Tagged , | Leave a comment

Klaim Asuransi Kesehatan

Klaim Asuransi

KreditGoGo.com

Seringkali Klaim asuransi menjadi momok bagi banyak orang. Padahal masalah yang sering terjadi adalah informasi yang disampaikan agen tidak lengkap atau kita kadang tidak suka dengan sebuah proses administrasi yang harus dilewati. Di tulisan ini kami coba memberikan pemahaman mengenai proses Klaim Asuransi.

Disini kami mencoba membahas Klaim Asuransi Kesehatan, yang sering menjadi masalah dalam prosesnya, karena ketidakmengertian kita pada prosesnya.

Yang penting adalah kita mengerti klaim model apa yang dilakukan dan apakah kejadian yang kita proses masuk bagian pengecualian atau tidak dan juga mengerti prosedur pengajuan klaim asuransi. Sehingga proses klaim yang dilakukan akan berjalan secara tepat dan cepat.

Ada dua jenis klaim asuransi kesehatan, yaitu sistem Cashless dan sistem Reimburse. Produk yang Cashless biasanya juga bisa Klaim Reimburse, terutama klaim di RS yang bukan rekanan atau Klaim sebelum dan sesudah perawatan. Sementara program asuransi lain adalah sistem Hospital Cash, adalah program rawat inap Rumah Sakit yang klaimnya hanya dengan sistem Reimburse.

A. Sistem Cashless

Sistem Klaim asuransi Cashless, hanya diperlukan kartu member dari asuransi tersebut. Ada dua jenis kartu Cashless, yaitu :

  1. Showing Card
  2. Sistem Swipe (gesek)

Kelebihan dengan sistem Cashless adalah, tidak diperlukan DP ketika masuk RS. Dan ketika keluar hanya butuh sedikit waktu untuk verifikasi saja dari pihak asuransi. Sehingga pada saat akan pulang dibutuhkan waktu sedikit lebih lama dalam prosesnya dibandingkan kita membayar sendiri. Dan apabila ada ekses dari klaimnya maka pasien harus membayar kelebihannya.

Satu hal yang harus diketahui disini, bahwa sistem ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan Cashless yang lain. Yang bisa dilakukan hanyalah dengan sistem Koordinasi Benefit. Maksudnya adalah apabila sebuah kejadian sudah menggunakan kartu Cashless, maka hanya selisih dari klaim saja apabila kurang pembayarannya bisa klaim di asuransi Cashless yang lainnya. Jadi apabila sudah dibayar penuh oleh Cashless pertama, maka kita sudah nggak bisa klaim lagi dengan asuransi yang lain.

Oleh sebab ini maka asuransi ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan BPJS. Karena BPJS sampai sekarang belum mengeluarkan surat Koordinasi Benefit.

B. Sistem Reimburse.

Sistem ini dapat dilakukan juga oleh asuransi Cashless, tapi ini terjadi untuk kondisi seandainya kartu hilang, atau berada di RS yang bukan rekanan dan Klaim perawatan sebelum dan sesudah, ambulance dll.

Selain itu ada Program asuransi yang dinamakan Hospital Cash, dimana klaim hanya di bayarkan berdasarkan berapa hari lama perawatan, tinggal dikali paket yang diambil saja.

Kelebihan sistem ini adalah bisa klaim dengan berkas fotocopian yang dilegalisir saja. Sehingga walaupun kita sudah menggunakan Cashless tetap bisa klaim program ini. Beberapa perusahaan bahkan mengizinkan double klaim dengan BPJS.

Berkas yang dibutuhkan untuk klaim ini adalah :

  1. Form diisi keluarga
  2. Form diisi Dokter yang merawat (lengkap dengan stempel RS)
  3. KTP/Tanda Pengenal
  4. Medical Record
  5. Kwitansi asli atau Fotocopy Legalisir.

Baca : Klaim Asuransi di FWD Life

Profil penulis, Klik di SINI.

 

Posted in Asuransi Kesehatan | Tagged , , | Leave a comment

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi

Solusi Selain Asuransi sering menjadi pertanyaan. Uang adalah hal yang penting dalam kehidupan masa kini. Sehingga hampir semua orang melakukan segala hal untuk bisa menghasilkan uang. Masalahnya ada beberapa kejadian yang bisa berdampak kepada terganggunya keuangan kita. Misalnya, Menjadi Cacat, Mengalami Sakit Kritis, Masuk Rumah Sakit dan Meninggal dunia. Kejadian- kejadian ini bisa datang begitu saja tanpa bisa diduga.

Satu hal yang harus diingat, Asuransi tidak bermaksud mencegah semua itu terjadi, asuransi hanya mengurangi dampak keuangan yang timbul karena hal-hal tersebut.

Tapi meski semua itu tampaknya mudah dipahami, masih banyak orang yang menolak asuransi dengan bermacam alasan, dan mengira bahwa asuransi bisa diganti dengan hal lain.

Dibawah ini sering kali dikira bisa menggantikan asuransi.

Ada orang yang berkata, “Saya mau nabung atau investasi sendiri saja.”

Menabung/Investasi adalah konteks yang berbeda dengan asuransi. Menabung dan berinvestasi adalah sebuah tujuan untuk mengumpulkan uang dengan tujuan tertentu dan jangka waktu tertentu. Sementara Asuransi bertujuan mempersiapkan uang sekarang juga kalau mengalami beberap kondisi seperti sakit, Meninggal dunia, Sakit Kritis ataupun cacat.

Menabung/berinvestasi kalau digunakan untuk melindungi dari resiko seperti sakit, dananya akan habis. Sementara dengan asuransi, setiap tahun dana yang tersedia akan selalu diperbarui.

Risiko seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal, bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Bisa berpuluh tahun ke depan, atau tahun depan, atau bulan depan, esok lusa, bahkan hari ini juga. Sementara tabungan dan investasi itu butuh waktu untuk bisa menjadi banyak. Menabung 1 juta per bulan, untuk menjadi 1 miliar butuh waktu seribu bulan atau 80 tahun. Pertanyaan: bagaimana jika risiko terjadi saat tabungan belum mencukupi?

Tetapi asuransi bisa menyediakan perlindungan keuangan dalam waktu cepat. Begitu polis disetujui, hari itu juga perlindungan telah berlaku. Tentunya ada syarat dan ketentuan yang berlaku, misalnya mengenai masa tunggu. Tapi secara garis besar, asuransi menyediakan uang besar dalam waktu jauh lebih singkat dibandingkan menabung atau berinvestasi sendiri.

Ada juga yang berkata, “Saya akan menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati.”

Banyak contoh orang sehat yang tahu-tahu sakit berat tanpa kita duga. Schumacher seorang pembalap handal dan berkali-kali menjadi juara dunia, tetapi sampai sekarang malah terbaring lemah karena kecelakaan ketika bermain ski.

Yomi Wardhana, olahragawan lari. Kegemarannya pada olahraga lari sejak usia belasan tahun tidak membuat co-founder IndoRunners tersebut hidup sehat tanpa penyakit. Justeru serangan jantung datang pada saat usianya masih terbilang muda, baru 35 tahun.

Baca juga : http://poskotanews.com/2016/03/20/olahragawan-yang-sakit-jantung/

Menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati itu baik. Tapi apakah bisa menjamin tidak akan sakit atau kecelakaan? Kita mungkin selalu menjaga kesehatan, tapi yang namanya penyakit sering tidak bisa diduga dari mana datangnya, dan itulah sebabnya selalu ada orang sakit setiap hari. Kita mungkin selalu hati-hati, tapi bisa jadi orang lain yang ceroboh, dan itulah makanya selalu ada orang yang kecelakaan setiap hari.

Selain itu, kita pun bisa berasuransi sambil tetap menjaga kesehatan dan selalu hati-hati.

Sekali lagi, asuransi tidak mencegah sakit dan kecelakaan, tapi meminimalkan dampak keuangan yang ditimbulkannya.

Ada juga yang berkata, “Saya mau perbanyak sedekah saja, biar Tuhan yang akan melindungi saya.”

Sedekah itu baik. Tapi apakah asuransi bisa digantikan dengan sedekah?

Tuhan akan membalas sedekah kita, tapi apakah kita tahu bagaimana bentuk balasan dari sedekah itu? Tidak. Bentuk balasan Tuhan bisa bermacam-macam, dan waktunya pun kita tak pernah tahu. Jadi, bagaimana bisa sesuatu yang bentuknya tak diketahui dapat menggantikan asuransi yang bentuknya jelas?

Dan asuransi itu, khususnya yang syariah, pada hakikatnya adalah sedekah yang diformalkan dengan balasan yang sudah ditentukan dalam polis. Tidak ada larangan soal ini. Di luar balasan yang ditentukan, mungkin ada balasan lain lagi dari Tuhan, kita tak pernah tahu. Kita hanya bisa bicara tentang yang tampak.

Dan kita pun bisa berasuransi seraya tetap bersedekah.

Ada lagi yang berkata, “Seandainya potensi ZIS (zakat, infak, sedekah) bisa dimaksimalkan, kita tidak perlu asuransi.”

Untuk ini saya beri contoh. Jika ada sebuah keluarga kaya dengan gaya hidup 50 juta per bulan, lalu kepala keluarganya sakit berat sehingga menghabiskan aset-asetnya dan lalu meninggal dunia sehingga penghasilannya terputus, apakah ada lembaga ZIS atau lembaga sosial lain yang dapat memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, tidak usah 50 juta tapi cukuplah 10 juta saja per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum selama seumur hidup? Saya yakin tidak ada yang mampu. Bagaimana jika ada banyak keluarga semacam itu yang minta bantuan ke lembaga ZIS?

Lalu jika anda adalah donatur di lembaga ZIS tersebut, apakah anda rela uang anda digunakan untuk menyubsidi keluarga tersebut? Saya yakin tidak, dan saya sendiri pun jika jadi donatur di lembaga ZIS tersebut tidak akan rela uang saya digunakan untuk menyubsidi orang dengan cara seperti itu. Masih banyak keluarga miskin di Indonesia yang akan cukup bahagia bisa mendapat bantuan beberapa ratus ribu per bulan.

Tapi lembaga asuransi bisa melakukan tugas memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan, dengan syarat sebelumnya sang kepala keluarga ikut program asuransi yang tepat. Untuk menanggung biaya sakit berat supaya tidak menjual aset-aset, programnya ialah asuransi penyakit kritis. Sedangkan untuk perlindungan dari kehilangan pencari nafkah karena meninggal dunia, programnya ialah asuransi jiwa.

Ada juga yang berkata, “Saya akan selalu berdoa kepada Tuhan supaya selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.”

Berdoa itu baik. Jika doa kita sungguh-sungguh dan ikhlas, pasti dikabulkan. Tapi seperti halnya sedekah, apakah kita tahu pasti bentuk pengabulan dari doa kita?

Kita pun bisa berasuransi seraya tetap berdoa dengan tulus dan sungguh-sungguh.

Perlu diketahui bahwa asuransi tidak mencegah terjadinya musibah. Jika memang musibah harus terjadi, ya terjadilah. Tapi asuransi bisa mengurangi kerugian keuangan yang timbul akibat musibah.

2 Hal yang Bisa Menggantikan Asuransi

Jadi, apakah asuransi tidak tergantikan?

Tidak juga. Setidaknya ada dua hal yang bisa menggantikan asuransi.

Pertama, Kekayaan

Asuransi memberikan perlindungan dalam bentuk uang atau harta. Jika kita memiliki harta yang banyak, yang nilainya lebih dari cukup untuk menggantikan apa yang bisa diberikan asuransi, kita boleh tidak ikut asuransi.

Orang-orang kaya seperti Dahlan Iskan, Aburizal Bakri, James Riyadi, Chairul Tanjung, Hasyim Djojohadikusumo, atau Sandiaga Uno, tentu tak akan bermasalah jika harus keluar uang beberapa miliar sampai puluhan miliar untuk biaya sakit.

Pertanyaannya, apakah bagi anda saat ini, keluar uang beberapa miliar terasa bukan masalah? Jika masih masalah, berarti anda butuh asuransi.

Kedua, jasa yang banyak.

Jika anda memiliki jasa yang banyak kepada banyak orang, anda pun tidak perlu asuransi.

Para kiai besar di pesantren, para tokoh agama yang dihormati, para intelektual besar, para politisi jujur yang bekerja nyata, seperti Gus Mus, Habib Rizieq Shihab, Habib Quraish Shihab, Aa Gym, Buya Syafii Maarif, Franz Magnis-Suseno, bahkan Jokowi dan Ahok, sudah pasti akan mudah mendapat bantuan jika mereka butuh uang.

Pertanyaannya, apakah saat ini anda sudah berjasa banyak kepada banyak orang? Apakah anda punya murid-murid atau pengikut yang siap membantu kapan saja anda butuh bantuan?

Jika belum mencapai level itu, anda butuh asuransi.

Dan jelas, dua hal itu (harta yang banyak dan jasa yang banyak) tidak bisa dibuat seketika. Butuh kerja keras, dedikasi tanpa henti, dan waktu yang panjang untuk bisa mencapainya.

Jadi, untuk orang-orang pada umumnya, seperti saya, anda, para pembaca artikel ini, asuransi adalah kebutuhan yang tidak bisa digantikan dengan cara lain.

Jadi dua hal inilah yang menjadi Solusi Selain Asuransi, pertanyaannya apakah Anda sudah mencapai level seperti itu? Hanya Anda yang tahu.

Mau tahu Asuransi Hidup yang menarik ? Klik saja di SINI

Posted in Asuransi | Tagged , , , , , , | Leave a comment

FWD Max Sebuah Service dari FWD Life

FWD Max, sebuah terobosan dari FWD Life dalam memberikan pelayanan yang prima kepada para Nasabah dan Mitra Kerjanya. Sebuah aplikasi yang memberikan banyak promo, Discount, Poin dan Inspirasi untuk mendukung Passion kita menjadi lebih nyata.

Dengan aplikasi ini akan membuat kita selalu terhubung dengan FWD Life, sehingga pelayanan atas polis-polis yang kita miliki akan semakin prima.

Silahkan donlot aplikasinya di SINI.

Untuk yang sudah memiliki polis silahkan masukkan no polisnya dan untuk agen masukkan kode agennya. Tetapi FWD memberikan juga kesempatan kepada para Passionate untuk mencicipi FWD Max ini secara GRATIS, silahkan pilih Fans pada aplikasi.

Selamat menikmati aplikasi yang menarik ini.

Posted in Berita FWD | Tagged , , , , | Leave a comment