Kesalahan Pengguna Asuransi Yang biasa Terjadi

Kita dituntut untuk untuk menjadi pribadi yang lebih cerdas dalam mensiasati segala tantangan yang datang. Dampak kerugian yang harus dibuat seminim mungkin supaya kita selalu dapat terus maju. Sayangnya banyak orang yang tidak memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola hidupnya. Begitu juga dalam penggunaan asuransi, yang sudah mahal-mahal dibeli ternyata seringkali malah tidak ada fungsinya sama sekali.

Fungsi Penting Asuransi

Fungsi penting asuransi adalah menjamin dan melindungi aset yang diasuransikan baik itu kesehatan, jiwa nasabah, maupun aset yang dimiliki nasabah. Fungsi penting ini bisa menjadi tidak berarti ketika ternyata kita salah dalam memilih produk. Sehingga sangat penting bagi kita untuk mengetahui kesalahan-kesalahan apa yang umumnya terjadi dalam membeli polis-polis.

Kesalahan Dalam Memilih Asuransi

Saat ini asuransi sudah banyak orang yang menggunakan apalagi setelah munculnya BPJS sebagai perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan, apalagi dengan premi yang sangat rendah. Seringkali orang ingin memiliki perlindungan tambahan selain BPJS karena merasa masih kurang perlindungannya. Tetapi seringkali keputusan itu malah menjadi sebuah kesalahan fatal. Apa saja kesalahan dalam ber asuransi yang sering terjadi di masyarakat? Ayo kita simak dan jadikan hal ini sebagai pedoman untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

1. Kasihan Dengan Agen Yang Menawarkan

Bisa dikatakan bahwa untuk mendapatkan nasabah, terutama bagi perusahaan swasta bukanlah sebuah perkara yang mudah. Kemungkinan yang muncul akibat sulitnya mendapatkan nasabah ini bisa jadi pengetahuan nasabah yang kurang mengenai pentingnya asuransi atau juga bisa karena premi yang cukup tinggi sehingga membuat nasabah berpikir untuk menunda mendaftarkan dirinya sebagai nasabah. Kesulitan dalam menarik perhatian masyarakat agar menjadi nasabah asuransi terkadang cukup membuat para agen menjadi pekerja dengan imej membutuhkan belas kasihan. Pada akhirnya, calon nasabah tidak jarang ada yang mendaftarkan diri sebagai nasabah hanya karena kasihan terhadap agen promosinya yang mungkin bisa jadi orang terdekat seperti keluarga dan tetangga.

Tetapi sadarkah Anda bila dengan sikap ini Anda bisa saja mendapatkan perlindungan yang salah dan tidak sesuai? Belum lagi jika premi yang harus Anda bayar per bulan relatif tinggi. Masih terdapat masalah mengenai aturan dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan asuransi, misalnya mengenai pengajuan klaim, yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

2. Tidak Mengetahui Manfaat  yang Dipilih

Poin 2 ini mungkin menjadi poin yang cukup memprihatinkan namun kerap terjadi. Tidak jarang masyarakat terdaftar sebagai anggota atau nasabah asuransi tertentu dengan pikiran mendapatkan proteksi dan jaminan terhadap dirinya selaku pemegang polis. Nyatanya, tidak semua jenis asuransi memberikan manfaat yang sama, meski terkadang beberapa jenis bergabung menjadi satu paket dengan jenis asuransi yang lain.

Misalnya Anda membeli program pendidikan untuk kepentingan edukasi buah hati. Yang Anda tahu program tersebut hanya memprioritaskan proteksi terhadap kebutuhan pendidikan anak. Anda mungkin tidak tahu bahwa dalam asuransi tersebut terdapat fasilitas lain misalnya asuransi kesehatan anak yang akan berpengaruh terhadap premi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Bisa jadi pada saat yang bersamaan, Anda sudah memiliki BPJS Kesehatan atas nama anak Anda dan merasa cukup dengan asuransi pemerintah tersebut. Alhasil, fasilitas kesehatan pada asuransi pendidikan dari perusahaan asuransi swasta tadi sia-sia.

3. Tidak Ada yang Tahu Anda Memiliki Asuransi

Ketika Anda tidak memberi tahu kepada orang-orang terdekat Anda bahwa Anda memiliki polis, efeknya akan sama saja ketika Anda tidak memiliki proteksi. Maksudnya, ketika terjadi apa-apa dengan Anda yang biayanya bisa tertanggung dari klaim yang Anda ajukan kepada perusahaan tempat Anda mendaftarkan diri sebagai nasabah, keluarga Anda tidak akan mengajukan klaim dan berusaha menutupi semua tagihan sendiri. Padahal mungkin nominal klaim yang bisa Anda dapatkan sangat cukup untuk membiayai kebutuhan Anda saat itu juga. Dan juga pengurusannya lebih cepat karena telah ada kerja sama antara perusahaan asuransi dengan beberapa instansi seperti rumah sakit.

Membiarkan keluarga atau kolega Anda tidak mengetahui bahwa Anda memiliki polis juga akan memberatkan mereka yang akan mengurus segala keperluan Anda yang sebenarnya sudah Anda persiapkan, hanya tinggal persoalan siapa tenaga yang akan mengurusnya.

4. Tidak Melakukan Evaluasi Bersama dengan Agen Anda

Sebelum memilih berinvestasi emas, ada baiknya Anda mempelajari lebih dulu apa saja keuntungan dan kelebihan yang mungkin timbul. Berikut penjelasannya. Sebelum memilih berinvestasi emas, ada baiknya Anda mempelajari lebih dulu apa saja keuntungan dan kelebihan yang mungkin timbul. Berikut penjelasannya.

Jalinlah komunikasi yang baik dengan agen Anda. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan berita terbaru mengenai produk Anda dan Anda bisa melakukan penyesuaian terhadap produk yang tujuannya adalah memberikan proteksi. Jangan sampai Anda membuang uang untuk hal yang tidak Anda ketahui manfaatnya dan tidak bisa melakukan klaim akibat adanya perubahan kebijakan dalam polis Anda.

5. Tidak Mengetahui Perbedaan Antara Proteksi dan Investasi

Kebanyakan masyarakat kita tidak bisa membedakan antara proteksi dan investasi. Keduanya dianggap sama karena proteksi dianggap sebagai salah satu bentuk penggandaan uang dengan manfaat lebih yaitu memberikan proteksi sesuai dengan kebutuhan Anda. Perbedaan yang pasti antara proteksi dan investasi adalah tujuan keduanya. Asuransi menjamin dan memberikan proteksi terhadap diri, jiwa, atau aset yang diasuransikan dengan membayar sejumlah premi dalam tenggang waktu tertentu.

Sementara investasi merupakan sebuah kegiatan penanaman modal yang bertujuan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Memang pada akhirnya akan bisa diklaim namun ini kurang pas bila dikatakan sama dengan investasi, karena asuransi menjamin dan memberikan proteksi terhadap yang diasuransikan. Berbeda dengan investasi yang tidak menjamin dan memberikan proteksi, bahkan rentan menjadi objek yang terkena imbas dari suatu kejadian tak terduga.

Pentingnya Berasuransi

Mungkin ini adalah kesalahan terburuk dalam dunia asuransi. Anda tidak memberikan jaminan proteksi terhadap diri Anda, keluarga, maupun aset yang Anda miliki, sehingga rentan untuk terkena efek-efek yang mungkin merugikan Anda seperti kecelakan dan lain-lain. Untuk itu penting sekali Anda berasuransi dari sekarang, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga di masa yang akan datang.

Sumber : Cermati

Tulisan ini dipublikasikan di Asuransi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *