Solusi Kebutuhan Uang di Masa Depan

Sriwijaya Post

Uang memang bukan segala-galanya, tetapi segala-galanya butuh uang. Untuk makan, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, kebutuhan rumah tangga dan lain-lain semua membutuhkan uang

Masa akan datang pun uang tentunya masih dibutuhkan.

 

 

 

 

Secara garis besar, keutuhan uang di masa yang akan datang bisa dikelompokkan menjadi dua macam.

  1. Kebutuhan uang untuk kejadian yang waktunya bisa diketahui. Contoh: kelahiran anak, pendidikan anak (jika anak belum sekolah), liburan, perjalanan ibadah, dan pensiun.
  2. Kebutuhan uang untuk kejadian yang waktunya tidak bisa diketahui. Contoh: sakit rawat inap, sakit kritis, cacat tetap, dan meninggal dunia.

Kebutuhan di atas memiliki cara yang berbeda untuk memenuhinya. Untuk kebutuhan pertama caranya adalah dengan menabung atau ber-investasi. Sementara untuk kebutuhan kedua solusinya hanyalah dengan asuransi.

Perbedaan keduanya adalah, kalau menabung/investasi membutuhkan waktu untuk menjadi besar. Sedangkan asuransi masih

Perbedaan antara menabung/investasi dengan asuransi adalah menabung/investasi butuh waktu untuk menjadi besar, sedangkan asuransi relatif tidak butuh waktu.

Dengan berinvestasi 1 juta per bulan, dalam satu tahun uang kita akan menjadi kira-kira 12 juta, jadi untuk menjadi 1 miliar dibutuhkan waktu 80 tahun.

Tapi lain halnya dengan asuransi. Jika anda mengajukan polis asuransi jiwa senilai 1 miliar dengan premi misalnya 1 juta per bulan, maka begitu pengajuan polis disetujui, hari itu juga uang 1 miliar sudah tersedia. Jika, maaf, anda meninggal keesokan harinya, uang 1 miliar berhak diterima ahli waris anda. Untuk jenis asuransi lain ada yang dikenakan masa tunggu, misalnya 3 bulan pada asuransi penyakit kritis, atau 12 bulan untuk penyakit tertentu pada produk asuransi kesehatan rawat inap. Tapi tetap saja, dibandingkan menabung sendiri, masa tunggu ini jauh lebih singkat.

Itulah sebabnya asuransi cocok untuk mengantisipasi kebutuhan dari kejadian yang waktunya tidak bisa diketahui. Sebab jika hanya mengandalkan tabungan, bagaimana jika musibah terjadi saat tabungan belum mencukupi? Tentu akan timbul masalah keuangan. Bahkan jika pun tabungan mencukupi, biasanya orang tidak rela jika hasil kerja bertahun-tahun habis begitu saja diserahkan ke dokter dan rumah sakit.

 

Untuk konsultasi GRATIS, silahkan hubungi saya :

Hikmat Ismiandito (Financial Wealth Director)

HP/WA: 08161963144 | Email: saya@hikmatismiandito.com | Tinggal di Tangerang Selatan

Profil : http://advisor.fwd.co.id/hikmat-ismiandito

This entry was posted in Asuransi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *